Persyaratan halaman tujuan iklan

Kami ingin konsumen mendapatkan pengalaman yang baik ketika mengklik sebuah iklan, jadi halaman tujuan iklan harus berfungsi, berguna, dan mudah dinavigasi.

Berikut ini beberapa contoh hal-hal yang harus dihindari pada iklan Anda. Pelajari apa yang terjadi jika Anda melanggar kebijakan kami.

Pengalaman pada halaman tujuan iklan

Berikut ini yang tidak diizinkan:

Tidak diizinkan Halaman tujuan iklan atau konten yang navigasinya sulit atau mengesalkan

Contoh: Situs dengan pop-up atau iklan pengantara yang mengganggu kemampuan pengguna untuk melihat konten yang diminta; situs yang menonaktifkan atau mengganggu tombol kembali pada browser; situs yang tidak dimuat dengan cepat pada browser dan perangkat terpopuler, atau harus mendownload aplikasi tambahan untuk melihat halaman landing (selain plugin browser umum)

Tidak diizinkan Link yang melakukan download langsung dari iklan atau yang mengarahkan ke alamat email atau file

Contoh:: Gambar, video, audio, dokumen

Catatan: Kebijakan ini mencakup file PDF, bahkan jika PDF berisi informasi atau spesifikasi produk.

Not allowed Halaman tujuan iklan yang berisi pengalaman yang menyesatkan pengguna.

Contoh: Situs yang secara otomatis mengalihkan halaman tanpa tindakan pengguna; situs yang berisi iklan yang menyerupai pesan error atau peringatan sistem atau situs.

Pemecah masalah: Pengalaman pada halaman tujuan iklan
  1. Temukan masalahnya. Gunakan kebijakan di atas dan penjelasan tambahan di bawah untuk mengidentifikasi masalah.

    Pop-up: Kami menganggap semua jendela, apa pun kontennya, yang terbuka selain halaman landing yang sebenarnya sebagai pop-up. Berikut ini beberapa contohnya:

    • Pop-up terjangka
    • Pop-up yang menutup sendiri
    • Pop-up sesekali
    • Pop-up yang dihasilkan dari iklan itu sendiri
    • Pop-up download
    • Pop-under

    Kami mengizinkan interstisial selama tidak menghalangi pengguna untuk keluar dari situs. Meskipun mirip dengan pop-up, interstisial yang dapat diterima adalah jenis grafik yang muncul dalam halaman landing dan tidak membuka jendela browser baru serta tidak menghalangi pengguna untuk keluar dari situs atau aplikasi.

    Jika Anda tidak mengontrol fungsi halaman landing, hubungi penyedia hosting atau pemilik situs atau aplikasi dan minta mereka untuk menghapus pop-up dari halaman landing.

  2. Perbaiki halaman tujuan iklan. Jika Anda tidak dapat memperbaiki halaman tujuan iklan, update iklan dengan halaman tujuan baru yang mematuhi kebijakan ini.
  3. Edit iklan. Tindakan ini akan mengirim ulang iklan dan halaman tujuannya untuk ditinjau.

    Sebagian besar iklan ditinjau dalam waktu 1 hari kerja, namun beberapa iklan mungkin memerlukan waktu yang lebih lama jika dibutuhkan peninjauan yang lebih rumit.

Jika situs Anda berisi pengalaman yang menyesatkan pengguna, ikuti petunjuk di bawah untuk mengatasi pelanggaran:

  1. Periksa status situs di Google Search Console.
  2. Hapus pengalaman yang menyesatkan pengguna dari situs Anda.
  3. Ikuti panduan pertimbangan ulang ini.
  4. Jika peninjauan menunjukkan bahwa situs tidak lagi berisi pengalaman yang menyesatkan pengguna, iklan Anda akan disetujui untuk dijalankan.
Jika Anda tidak dapat atau memilih untuk tidak memperbaiki pelanggaran ini, hapus iklan untuk mencegah akun ditangguhkan di masa mendatang karena terlalu banyak iklan yang ditolak.

Konten original yang tidak memadai

Berikut ini yang tidak diizinkan:

Tidak diizinkan Konten halaman tujuan iklan yang dirancang hanya untuk menampilkan iklan

Contoh: Mendorong traffic (melalui "arbitrase" atau metode lain) ke halaman tujuan iklan yang memuat lebih banyak iklan daripada konten asli, tidak ada atau sedikit konten asli, atau iklan berlebihan

Tidak diizinkan Konten halaman tujuan iklan yang merupakan replika dari sumber lain tanpa memberikan nilai tambah berupa konten asli atau fungsi lainnya

Contoh: Duplikasi, framing, penyalinan konten dari sumber lain, template, atau situs siap pakai yang menyediakan konten duplikat

Tidak diizinkan Halaman tujuan iklan yang hanya dirancang untuk mengarahkan pengguna ke tempat lain

Contoh: Halaman jembatan, doorway, gateway, halaman perantara lain yang hanya digunakan untuk menautkan ke situs lain

Tidak diizinkan Menggunakan domain terparkir sebagai halaman tujuan iklan

Contoh: Situs yang hanya ditujukan untuk memesan alamat web

Tidak diizinkan Halaman tujuan iklan yang tidak dapat dipahami atau tidak masuk akal

Contoh: Halaman kosong, halaman landing dengan konten nonsens

Pemecah masalah: Konten original yang tidak memadai

Ada 2 opsi untuk mengatasi pelanggaran ini:

  1. Perbaiki halaman tujuan iklan. Fokus untuk menyediakan konten yang bermanfaat, unik, dan asli kepada pengguna secepatnya, dan jangan memenuhi halaman tujuan iklan dengan iklan, terlepas dari seberapa relevan iklan terhadap teks iklan. Hapus semua frameset HTML yang menyalin konten dari domain selain domain halaman landing iklan. Jika situs atau aplikasi Anda memiliki fungsi penelusuran, pastikan hasil penelusuran tidak sekadar menyalin dari situs atau aplikasi lain. Periksa apakah pendaftaran situs sudah berakhir.

    Setelah Anda mengupdate halaman tujuan iklan untuk mematuhi kebijakan kami, edit lalu simpan iklan. Tindakan ini akan mengirim ulang iklan dan halaman tujuannya untuk ditinjau.

  2. Pilih halaman tujuan iklan lain. Jika Anda tidak bisa atau tidak ingin membuat perubahan pada halaman tujuan iklan, edit URL final iklan agar mengarah ke bagian situs atau aplikasi Anda yang lain yang mematuhi kebijakan.

Jika Anda tidak dapat atau memilih untuk tidak memperbaiki pelanggaran ini, hapus iklan untuk mencegah akun ditangguhkan di masa mendatang karena terlalu banyak iklan yang ditolak.

Halaman tujuan iklan tidak cocok

Berikut ini yang tidak diizinkan:

Tidak diizinkan Iklan yang tidak mencerminkan secara akurat tempat pengguna akan diarahkan

Contoh: Menggunakan "www.google.com" sebagai URL yang ditampilkan, namun mengarahkan ke halaman landing dengan URL "www.youtube.com"; menggunakan fitur penyisipan kata kunci di domain tingkat teratas atau tingkat kedua pada URL yang ditampilkan, seperti "www.{keyword}.com"

Tidak diizinkan Domain atau ekstensi domain pada URL yang ditampilkan tidak cocok dengan URL final

Contoh: URL yang ditampilkan: google.com dan URL Final: example.com; URL yang Ditampilkan: example.com dan URL Final: example.org

Tidak diizinkan Tidak menggunakan subdomain untuk mengidentifikasi secara jelas satu situs dari situs lain yang dihosting pada domain tersebut atau dari domain induk

Contoh: URL yang Ditampilkan: blogspot.com dan URL Final: mycompany.blogspot.com

Catatan: Subdomain tidak diperlukan jika domain hanya digunakan oleh satu perusahaan.

Tidak diizinkan Pengalihan dari URL final yang mengarahkan pengguna ke domain lain

Contoh: URL final http://example.com dialihkan ke http://example2.com

Tidak diizinkan Template pelacakan yang tidak mengarah ke konten yang sama seperti URL final

Contoh: URL final yang mengarah ke halaman kategori produk, tetapi template pelacakan mengarahkan pengguna ke halaman produk tertentu

Pemecah masalah: Halaman tujuan iklan tidak cocok
  1. Tinjau URL Anda. Situs atau aplikasi yang ditampilkan pada iklan (URL yang ditampilkan) harus secara akurat menunjukkan situs atau aplikasi tempat orang-orang akan diarahkan ketika mereka mengklik iklan (halaman landing Anda). Halaman landing adalah tempat orang-orang sebenarnya akan diarahkan setelah melalui seluruh pengalihan yang terkait dengan URL tujuan, URL final, atau template pelacakan yang Anda tetapkan.

    Email penolakan menyebutkan domain tujuan iklan pada saat peninjauan. Anda juga dapat menggunakan Search Console untuk memeriksa halaman landing akhir dari URL untuk memastikan domain yang dihasilkan cocok dengan domain dari URL yang ditampilkan.

    URL Kata Kunci: Kebijakan ini berlaku untuk URL kata kunci yang tidak sesuai dengan URL yang ditampilkan. Pelajari cara mengedit URL kata kunci.

    Pelacakan: Parameter pelacakan pada URL final dapat menyebabkan halaman tujuan iklan tidak cocok jika tidak ada {ignore} yang dimasukkan sebelum parameter pelacakan. Jika Anda menggunakan pelacakan pada URL final, termasuk ID dinamis dari sistem pelacakan pihak ketiga, Anda harus menyertakan {ignore} sebelum parameter pelacakan pada URL final Anda.

    Tidak diizinkan Tidak diizinkan: http://example.com/?tracking=123&id=DynamicId

    Tidak diizinkan Diizinkan: http://example.com/?{ignore}tracking=123&id=DynamicId

    Template pelacakan: Jika Anda harus mengalihkan ke domain lain, sebaiknya siapkan template pelacakan. Ingat bahwa template pelacakan harus mengarahkan pengguna ke konten yang sama dengan URL final. Setiap perbedaan pada URL akibat template pelacakan, termasuk pada parameter dan subdomain, dapat mengarahkan pengguna ke konten lain selain URL final.

    Perubahan template pelacakan pada tingkat iklan, kata kunci atau sitelink akan ditinjau secara otomatis. Namun jika Anda membuat template pelacakan untuk seluruh grup iklan, kampanye atau akun, Anda harus meminta peninjauan setelah Anda menetapkan template.

    URL yang ditampilkan proxy: Beberapa platform belanja, istilah farmasi, reseller, dan domain dengan kata-kata yang tidak pantas kadang dapat menggunakan domain yang berbeda untuk mencegah kata-kata yang tidak pantas ditampilkan. Minta peninjauan untuk mengetahui apakah iklan Anda memenuhi syarat. Perhatikan bahwa opsi ini tidak tersedia untuk iklan teks diperpanjang.

  2. Edit URL Anda agar mematuhi kebijakan.

    Setelah diedit dan disimpan, iklan akan dikirim untuk ditinjau. Sebagian besar iklan ditinjau dalam waktu 1 hari kerja, namun beberapa iklan mungkin memerlukan waktu yang lebih lama jika dibutuhkan peninjauan yang lebih rumit. Jika ternyata Anda telah menghapus konten yang tidak dapat diterima dari iklan dan halaman landing, kami dapat menyetujui iklan Anda agar dapat mulai berjalan.

Jika Anda tidak dapat atau memilih untuk tidak memperbaiki pelanggaran ini, hapus iklan untuk mencegah akun ditangguhkan di masa mendatang karena terlalu banyak iklan yang ditolak.

Halaman tujuan iklan tidak berfungsi

Berikut ini yang tidak diizinkan:

Tidak diizinkan Halaman tujuan iklan tidak berfungsi dengan baik atau salah disiapkan

Contoh: Situs yang menampilkan kode error HTTP, seperti 403 Forbidden atau 404 Not Found; situs yang tidak berfungsi di semua lokasi atau pada browser dan perangkat yang umum; error pencarian DNS, kesalahan server internal; situs sedang diperbaiki

Pemecah masalah: Halaman tujuan iklan tidak berfungsi
  1. Periksa URL yang Anda masukkan. Periksa URL halaman landing, URL kata kunci, URL pelacakan dinamis, dan URL deep link untuk memastikan semuanya sudah benar dan tidak ada salah ketik.
  2. Perbaiki halaman tujuan iklan. Jika Anda telah memasukkan URL dengan benar, kemungkinan situs atau aplikasi Anda tidak berfungsi dengan benar. Berikut ini beberapa hal yang perlu diperiksa:

    Situs dan aplikasi: Iklan Anda tidak boleh mengarah ke aplikasi yang sedang dikembangkan atau situs yang menampilkan kode status HTTP yang tidak valid. Meskipun situs Anda berhasil dimuat, situs tersebut mungkin tidak dimuat dengan benar pada kondisi lain, seperti di browser web dan perangkat lain atau oleh sistem Google Ads. Situs atau aplikasi Anda harus berfungsi dengan baik untuk semua lokasi, di mana pun Anda menargetkan iklan. Periksa halaman tujuan iklan pada berbagai browser dan perangkat untuk memastikannya selalu tertaut ke situs atau aplikasi yang berfungsi. Aplikasi tidak boleh dipromosikan di tempat aplikasi tidak dapat didownload.

    Kode respons HTTP: Cari tahu error mana yang terjadi di halaman tujuan iklan Anda dan tempat terjadinya. Perhatikan bahwa komponen tertentu di halaman Anda (seperti JavaScript) dapat menyebabkan error. Berikut contoh alat header HTTP yang dapat membantu:

    Setelah Anda mengetahui kode yang dihasilkan halaman landing Anda, lihat definisi dan tips untuk memperbaiki setiap kode status HTTP ini. Jika Anda tetap tidak dapat mengidentifikasi masalah pada halaman landing, hubungi webmaster atau penyedia hosting web untuk mendapatkan bantuan.

    Untuk situs yang baru saja bermigrasi dari HTTP ke HTTPS, Anda harus menyiapkan pengalihan ke URL HTTPS baru atau mengupdate URL pada iklan dan ekstensi. Jika tidak, URL mungkin tidak dapat diakses, yang akan menyebabkan iklan atau ekstensi tidak disetujui.

    Iklan engagement untuk aplikasi: Pastikan Anda telah menyiapkan URL deep link dengan benar dan tidak menggunakan pelacak pihak ketiga. Pelacak pihak ketiga saat ini tidak didukung untuk iklan engagement untuk aplikasi.

    Iklan promosi aplikasi: Pastikan pelacak pihak ketiga mengalihkan pengguna secara tepat ke aplikasi yang benar di app store yang tepat.

  3. Kirimkan kampanye untuk ditinjau. Setelah kami mengonfirmasi bahwa halaman tujuan tersebut berfungsi, kami dapat menyetujui iklan Anda.
  4. Jika Anda tidak dapat memperbaiki situs atau aplikasi, coba gunakan halaman tujuan lain agar iklan berfungsi. Edit URL final iklan Anda agar mengarah ke bagian lain di situs atau aplikasi Anda yang tidak melanggar kebijakan kami, kemudian simpan iklan tersebut sehingga dapat kami tinjau kembali.
Jika Anda tidak dapat atau memilih untuk tidak memperbaiki pelanggaran ini, hapus iklan untuk mencegah akun ditangguhkan di masa mendatang karena terlalu banyak iklan yang ditolak.

Halaman tujuan iklan tidak dapat di-crawl

Berikut ini yang tidak diizinkan:

Tidak diizinkan Halaman tujuan iklan yang tidak dapat di-crawl oleh Google Ads

Contoh: Menggunakan file pengecualian (seperti "robots.txt") untuk membatasi akses ke seluruh situs atau ke sebagian besar situs; membatasi kemampuan crawl secara tidak proporsional pada sejumlah iklan yang dikirimkan

Pemecah masalah: Halaman tujuan iklan tidak dapat di-crawl

Periksa setelan situs atau aplikasi guna memastikan Anda tidak memblokir Google Ads untuk melakukan crawling pada konten Anda. Gunakan juga Google Search Console untuk mengetahui cara membuat halaman Anda dapat diakses dan memeriksa error crawl. Lalu, lihat cara memperbaiki file pengecualian.

Jika Anda tidak memblokir Google Ads untuk meng-crawl konten, Anda mungkin membatasi crawl yang efisien secara tidak sengaja. Hal ini sangat mungkin terjadi jika Anda baru saja mengirim iklan dalam jumlah besar ke Google. Untuk memastikan Anda tidak secara berlebihan membatasi crawl, periksa apakah Anda telah menetapkan kecepatan crawling yang rendah di Google Search Console. Jika Anda menggunakan pelacak klik untuk iklan, periksa apakah pelacak klik tersebut dapat memengaruhi kapasitas crawling. Jika situs Anda tidak memiliki kapasitas crawl yang mencukupi, coba bagi pengiriman iklan Anda menjadi beberapa bagian yang lebih kecil selama beberapa hari.

Setelah Anda membuat perubahan yang diperlukan, kirim kampanye untuk ditinjau. Setelah mengonfirmasi bahwa masalah telah teratasi, kami dapat menyetujui iklan Anda.

URL yang Tidak Dapat Diterima

Berikut ini yang tidak diizinkan:

Tidak diizinkan URL yang tidak mengikuti sintaks standar

Tidak diizinkan Menggunakan alamat IP sebagai URL yang ditampilkan

Contoh: 123.45.678.90

Tidak diizinkan URL yang ditampilkan mengandung karakter yang tidak dapat diterima

Contoh: Karakter seperti !, *, #, _, @

Aplikasi tidak dikenal

Berikut ini yang tidak diizinkan:

Tidak diizinkan Aplikasi yang tidak dapat dikenali oleh Google

Contoh: Format ID Aplikasi atau App Store salah, aplikasi telah dihapus atau ditangguhkan di toko aplikasi

Nomor telepon belum terverifikasi

Hal-hal berikut ini tidak diizinkan pada iklan khusus panggilan telepon, ekstensi panggilan, dan ekstensi lokasi:

Not allowed Nomor telepon yang belum diverifikasi oleh Google
Pemecah masalah: Nomor telepon belum terverifikasi
  1. Verifikasikan nomor telepon Anda. Ada 2 cara untuk memverifikasi nomor telepon:

    Tampilkan nomor telepon di situs Anda. Nomor telepon pada iklan harus ada di situs yang ditampilkan di iklan Anda. Ini berarti bahwa jika nomor telepon muncul di iklan untuk situs berbeda, nomor tersebut harus muncul di setidaknya 1 halaman untuk masing-masing situs tersebut. Ingat bahwa URL verifikasi harus memiliki domain yang sama dengan URL yang ditampilkan iklan Anda. Nomor tersebut harus ditampilkan di teks dan akan melanggar kebijakan jika ditampilkan sebagai gambar. Nomor telepon akan lebih mudah dideteksi dan diverifikasi jika ditampilkan di halaman landing yang sering dikunjungi.

    Verifikasi kepemilikan domain. Anda juga dapat memverifikasi nomor telepon dengan membuktikan kepemilikan domain URL yang ditampilkan iklan Anda. Lakukan hal ini dengan menautkan akun Google Search Console dan Google Ads atau dengan menambahkan tag tracking konversi atau tag pemasaran ulang Google Ads unik Anda ke situs.

  2. Edit ekstensi lokasi. Jika Anda menggunakan ekstensi lokasi, nomor telepon yang terkait harus mengikuti persyaratan di atas. Ada 2 cara untuk mengedit ekstensi berdasarkan alamat yang ingin digunakan.

    Alamat Google Bisnisku: Jika lokasi yang tidak disetujui adalah alamat dari Google Bisnisku, Anda harus login ke akun Google Bisnisku dan mengupdate informasi lokasi di akun tersebut, dan informasi tersebut akan otomatis ditransfer ke Google Ads. Pelajari cara mengedit listingan Google Bisnisku.

    Memasukkan alamat secara manual: Jika Anda memasukkan alamat secara manual, arahkan kursor ke alamat tersebut dan klik ikon pensil untuk mengedit informasi lokasi. Tinjau nama perusahaan dan pastikan Anda tidak menggunakan merek dagang yang tidak sah.

  3. Edit iklan khusus panggilan telepon atau ekstensi panggilan. Ganti nomor telepon di iklan atau ekstensi supaya iklan Anda dapat disetujui.

    Setelah diedit dan disimpan, iklan atau ekstensi dikirim kepada kami untuk ditinjau. Sebagian besar iklan ditinjau dalam waktu 1 hari kerja, namun beberapa iklan mungkin memerlukan waktu yang lebih lama jika dibutuhkan peninjauan yang lebih rumit. Jika ternyata Anda telah menghapus konten yang tidak dapat diterima dari iklan dan halaman landing, kami dapat menyetujui iklan Anda agar dapat mulai berjalan.

Jika Anda tidak dapat atau memilih untuk tidak memperbaiki pelanggaran ini, hapus iklan untuk mencegah akun ditangguhkan di masa mendatang karena terlalu banyak iklan yang ditolak.

Nomor telepon yang tidak dapat diterima

Hal-hal berikut ini tidak diizinkan pada iklan khusus panggilan telepon, ekstensi panggilan, dan ekstensi lokasi:

Not allowed Nomor telepon yang tidak akurat, tidak aktif, tidak relevan, atau yang tidak terhubung ke perusahaan yang diiklankan.

Catatan: Google mungkin sesekali melakukan panggilan percobaan ke nomor telepon yang diberikan untuk mengonfirmasikan validitas, keakuratan, dan relevansinya, dan mungkin juga merekam panggilan percobaan tersebut.

Not allowed Nomor faks, nomor premium, atau nomor cantik

Contoh nomor premium: Semua nomor yang memerlukan biaya atau tagihan tambahan untuk menyelesaikan panggilan telepon, seperti nomor 1-900 di Amerika Serikat atau nomor 871 di Inggris

Contoh nomor cantik: Nomor telepon yang angkanya diganti dengan huruf, seperti "1-800-GOOG-411" dan bukan "1-800-466-4411"

Catatan: Anda dapat menggunakan nomor telepon dengan hitungan biaya bersama yang akan ditampilkan dengan penafian yang menyatakan bahwa tagihan tambahan mungkin akan dikenakan.

Not allowed Nomor telepon yang bukan nomor lokal atau domestik untuk negara yang ditargetkan

Misalnya: Menggunakan nomor lokal Jerman dalam iklan yang menargetkan Kanada.

Not allowed Layanan nomor telepon pribadi atau nomor pribadi

Perhatikan: Layanan ini hanya tersedia di negara tertentu, seperti Inggris dan Spanyol.

Not allowed Nomor telepon yang tidak memiliki layanan pesan suara aktif

Pembatasan khusus negara: Brasil

Untuk nomor telepon di Brasil, pastikan Anda menyertakan kode operator pilihan Anda. Misalnya, gunakan "0XX11 5555 1234" ("XX" adalah kode operator), dan bukan "11 5555-1234". Untuk nomor bebas pulsa atau nomor dengan hitungan biaya bersama seperti 4004 atau 0800, kode operator tidak perlu disertakan.

Pemecah masalah: Nomor telepon yang tidak dapat diterima
  1. Perbaiki nomor telepon. Berikan nomor telepon yang berfungsi dan relevan yang terhubung ke perusahaan yang diiklankan dan merupakan nomor lokal untuk negara yang ingin ditargetkan.
  2. Edit ekstensi lokasi. Ada 2 cara untuk mengedit ekstensi berdasarkan alamat yang ingin digunakan.

    Alamat Google Bisnisku: Jika lokasi yang tidak disetujui adalah alamat dari Google Bisnisku, Anda harus login ke akun Google Bisnisku dan mengupdate informasi lokasi di akun tersebut, dan informasi tersebut akan otomatis ditransfer ke Google Ads. Pelajari cara mengedit listingan Google Bisnisku.

    Memasukkan alamat secara manual: Jika Anda memasukkan alamat secara manual, arahkan kursor ke alamat tersebut dan klik ikon pensil untuk mengedit informasi lokasi. Tinjau nama perusahaan dan pastikan Anda tidak menggunakan merek dagang yang tidak diotorisasi.

  3. Edit iklan khusus panggilan telepon atau ekstensi panggilan. Masukan nomor telepon yang mematuhi kebijakan.

    Setelah diedit dan disimpan, iklan atau ekstensi dikirim kepada kami untuk ditinjau. Sebagian besar iklan ditinjau dalam waktu 1 hari kerja, namun beberapa iklan mungkin memerlukan waktu yang lebih lama jika dibutuhkan peninjauan yang lebih rumit. Jika ternyata Anda telah menghapus konten yang tidak dapat diterima dari iklan dan halaman landing, kami dapat menyetujui iklan Anda agar dapat mulai berjalan.

Jika Anda tidak dapat atau memilih untuk tidak memperbaiki pelanggaran ini, hapus iklan untuk mencegah akun ditangguhkan di masa mendatang karena terlalu banyak iklan yang ditolak.

Butuh bantuan?

Jika Anda memiliki pertanyaan tentang kebijakan ini, sampaikan kepada kami:
Hubungi Dukungan Google Ads
Apakah ini membantu?
Bagaimana cara meningkatkannya?