Konversi yang disempurnakan untuk lead adalah versi upgrade dari impor konversi offline yang menggunakan data yang disediakan pengguna, seperti alamat email, untuk melengkapi data konversi offline yang diimpor guna meningkatkan akurasi dan performa bidding. Saat Anda mengimpor konversi offline, data pelanggan yang disediakan dan di-hashed akan digunakan untuk diatribusikan kembali ke kampanye Google Ads dengan mencocokkan data yang sama yang dikumpulkan di situs Anda (misalnya, formulir lead) dan pelanggan yang login yang berinteraksi dengan iklan Anda.
Jika sudah menggunakan konversi offline, Anda dapat mengupgrade ke konversi yang disempurnakan untuk lead guna mengimpor data yang disediakan pengguna selain ID yang sudah Anda impor (GCLID). Pelajari lebih lanjut cara Google menggunakan data konversi yang disempurnakan untuk lead.
Cara kerjanya
Impor konversi memungkinkan Anda melihat dampak iklan online Anda terhadap penjualan offline dan tindakan bernilai lainnya. Artikel ini menjelaskan cara menyiapkan file untuk mengimpor konversi yang Anda terima dari klik iklan ke Google Ads menggunakan Pengelola Data Google Ads untuk mengotomatiskan impor konversi.
Pelajari lebih lanjut cara Mengimpor konversi panggilan telepon.
Sebelum memulai
Sebelum mengimpor konversi, pastikan Anda telah mengikuti semua petunjuk guna menyiapkan konversi yang disempurnakan untuk lead.
3 cara untuk mengimpor data:
Anda harus mengimpor konversi ke Google Ads menggunakan Pengelola Data Google Ads. Impor konversi offline adalah fitur lama dan tidak memiliki fitur ketahanan yang dimiliki konversi yang disempurnakan untuk lead. Pengelola Data Google Ads akan menyederhanakan proses koneksi dan aktivasi data pihak pertama melalui antarmuka baru yang tersedia di Google Ads. Fitur ini memungkinkan pengiklan mengimpor dan mengaktifkan data pihak pertama mereka di dua kasus penggunaan dan konektor yang didukung. Jika konektor Anda tidak didukung oleh Pengelola Data Google Ads, Anda dapat menyiapkan menggunakan integrasi pihak ketiga seperti Zapier.
Ada 3 langkah untuk menyiapkan dan mengimpor data konversi:
1. Siapkan data Anda untuk diimpor
- Ikuti petunjuk Menyiapkan data untuk diimpor di Pengelola data.
- Perhatikan panduan berikut untuk mengupload spreadsheet:
- Jika salah satu konversi yang Anda impor terjadi dalam waktu satu hari setelah klik, Google Ads mungkin belum dapat mencatatnya. Sebagai praktik terbaik, upload juga data sehari sebelumnya setiap melakukan impor. Perlu waktu 24-48 jam hingga data diproses sepenuhnya dan ditampilkan dalam laporan Anda. Google Ads tidak akan menghitung konversi duplikat, dan Anda akan menerima pesan error yang menginformasikan konversi mana yang merupakan duplikat. Untuk menentukan apakah sebuah konversi unik, Google Ads menggunakan nama tindakan konversi, waktu konversi, dan ID unik relevan yang terkait dengan sebuah konversi.
- Penggunaan template: Jika konversi yang disempurnakan untuk lead diaktifkan di tingkat akun, pastikan Anda menggunakan template yang benar, biasanya Konversi dari klik (konversi yang disempurnakan untuk lead), yang mencakup kolom untuk data yang disediakan pengguna. Menggunakan template berbasis GCLID standar tanpa kolom ini, saat konversi yang disempurnakan untuk lead aktif dapat menyebabkan error. Jika Anda hanya ingin mengupload konversi berbasis GCLID, pertimbangkan untuk menonaktifkan konversi yang disempurnakan untuk lead di tingkat akun atau untuk tindakan konversi tertentu.
- Header wajib: Pastikan semua header wajib tersedia sesuai dengan template, dan nama tindakan konversi di spreadsheet Anda sama persis dengan yang ada di Google Ads. Header atau kolom yang tidak ada atau tidak cocok merupakan sumber umum error upload.
- GCLID dan data yang disediakan pengguna: Jika Anda mengimpor konversi dari klik menggunakan ID Klik Google (GCLID), jangan hapus kolom ID Klik Google, kecuali jika Anda hanya mengandalkan data yang disediakan pengguna untuk konversi yang disempurnakan untuk lead, serta sudah yakin dengan penyiapan Anda. Untuk konversi yang disempurnakan untuk lead, Anda biasanya perlu mengupload data yang disediakan pengguna, seperti email dan nomor telepon yang di-hash. Terkadang, mengupload GCLID bersama data yang disediakan pengguna untuk konversi yang disempurnakan untuk lead dapat menyebabkan konflik pencocokan, jika Google Ads memprioritaskan GCLID. Jika Anda mengalami masalah pencocokan dengan konversi yang disempurnakan untuk lead, coba lakukan upload hanya dengan data yang disediakan pengguna yang di-hash, serta hapus GCLID untuk melihat apakah masalahnya teratasi.
- Pastikan data Anda tidak berisi kolom tambahan yang tidak ditentukan dalam template atau informasi pribadi yang tidak di-hash, seperti nomor telepon dan email, kecuali jika Anda melakukan upload manual satu kali yang tidak di-hash dan Google Ads yang akan melakukan hashing data tersebut.
- Jika ingin Google Ads otomatis mengimpor konversi sesuai jadwal rutin (lihat Langkah 2: Impor konversi), Anda harus menggunakan Google Spreadsheet atau menautkan file melalui HTTPS atau SFTP. Untuk upload terjadwal dengan konversi yang disempurnakan untuk lead, data yang disediakan pengguna harus di-hash terlebih dahulu.
- Catatan: Jika Anda menggunakan atribusi eksternal bersama impor konversi, baca artikel Tentang mengimpor konversi yang diatribusikan secara eksternal di bawah untuk melihat template upload yang sesuai dan fitur tambahan.
- Perhatikan panduan berikut untuk mengupload spreadsheet:
- Gunakan salah satu format berikut untuk memasukkan zona waktu di baris "Parameters:TimeZone" pada file upload Anda (jangan sertakan zona waktu dengan diapit tanda kutip atau karakter khusus lainnya):
- Masukkan ID zona waktu. Metode ini disarankan untuk menghindari error selama transisi waktu musim panas. Contoh: "Parameters:TimeZone=America/Chicago"
- Masukkan perbedaan waktu GMT dengan tanda + atau - diikuti 4 digit jumlah perbedaan waktu. (Misalnya, perbedaan waktu antara GMT dan New York adalah -0500, dan untuk Jakarta adalah +0700). Jika Anda menggunakan Waktu Greenwich (GMT), masukkan +0000. Contoh - "Parameters:TimeZone=-0500"
- Catatan: Pastikan kolom "Waktu Konversi" juga menggunakan format stempel waktu yang didukung Google Ads yang mencakup zona waktu. Format umumnya adalah "MM/dd/yyyy HH:mm:ss Z" atau "yyyy-MM-dd HH:mm:ssZ", dengan "Z" berupa selisih zona waktu (seperti -0500 atau +0100) atau ID zona waktu. Informasi zona waktu yang tidak diformat dengan benar atau tidak ada dalam nilai "Waktu Konversi" sering kali menjadi penyebab error upload. Lihat tabel format tanggal yang dapat diterima di bawah untuk mengetahui contoh spesifik.
- Tambahkan baris baru untuk setiap konversi offline, lalu isi kolomnya:
- Mengimpor konversi yang disempurnakan untuk lead:
- Email atau nomor telepon yang dikumpulkan dari formulir lead Anda: Anda harus menyertakan salah satu kolom dari formulir lead situs yang telah Anda konfigurasi di tag situs global atau Google Tag Manager. Sebaiknya gunakan email. Pelajari lebih lanjut cara Menyiapkan konversi yang disempurnakan untuk lead dengan tag Google.
- Mengimpor konversi dari klik menggunakan ID Klik Google:
- Google Click ID: GCLID yang menghasilkan konversi offline. Anda harus mengirim GCLID dengan konversi yang disempurnakan untuk lead. Guna mempelajari cara mendapatkan GCLID, ikuti petunjuk untuk menyiapkan impor konversi offline.
- Conversion Name: Nama tindakan konversi (misalnya, "prospek yang memenuhi syarat" atau "kontrak yang ditandatangani") yang konversinya ingin diimpor. Anda harus menggunakan ejaan dan kapitalisasi yang sama persis ketika membuat tindakan konversi ini di akun Google Ads.
- Conversion Time: Tanggal dan waktu konversi terjadi. Lihat tabel di bawah untuk daftar format tanggal yang dapat diterima (misalnya, MM/dd/yyyy HH:mm:ss). Anda dapat menambahkan zona waktu ke waktu konversi menggunakan salah satu dari 4 format terakhir yang tercantum. Ganti "+z" dengan perbedaan waktu GMT menggunakan tanda + atau - diikuti 4 digit perbedaan waktu (misalnya, perbedaan waktu New York adalah -0500, dan Jakarta adalah +0700), atau ganti "zzzz" dengan ID zona waktu dari daftar kode dan format.
- Order ID (kolom opsional): ID unik untuk setiap transaksi, seperti nomor konfirmasi pesanan. Pelajari lebih lanjut cara Menggunakan ID transaksi untuk meminimalkan konversi duplikat.
- Conversion Value (kolom opsional): Angka yang mewakili nilai yang Anda tetapkan atas konversi tersebut. Angka ini dapat mencerminkan nilai mata uang, atau Anda dapat memilih untuk memasukkan nilai relatif (misalnya, 1–10). Jika Anda mengosongkan kolom ini, Google Ads akan otomatis menerapkan "nilai konversi" yang Anda tentukan di Langkah 2.8 saat membuat tindakan konversi offline baru.
- Conversion Currency (kolom opsional): Mata uang yang digunakan untuk menyediakan nilai konversi Anda. Anda harus menggunakan ini jika Anda melaporkan nilai konversi dalam lebih dari satu mata uang atau memiliki beberapa akun yang ditagih dalam mata uang yang berbeda. Gunakan kode mata uang ISO 4217 3 karakter, seperti USD untuk dolar Amerika Serikat, dan IDR untuk rupiah.
- Ad User Data: Menetapkan izin untuk mengirim data pengguna ke Google untuk tujuan periklanan. Nilai boolean ini merepresentasikan izin untuk preferensi layanan platform inti (CPS) di setelan. Pelajari lebih lanjut FAQ Tentang Kebijakan izin pengguna Uni Eropa untuk partner upload Customer Match. Nilai default tidak ditetapkan, dan kolom ini dapat memiliki nilai berikut:
- Granted: Status izin yang diinginkan adalah izin diberikan.
- Denied: Status izin yang diinginkan adalah izin ditolak. Daftar CPS kosong.
- Ad Personalization: Menetapkan izin untuk personalisasi iklan. Pelajari lebih lanjut FAQ Tentang Kebijakan izin pengguna Uni Eropa untuk partner upload Customer Match. Nilai default tidak ditetapkan, dan kolom ini dapat memiliki nilai berikut:
- Granted: Status izin yang diinginkan adalah izin diberikan.
- Denied: Status izin yang diinginkan adalah izin ditolak. Daftar CPS kosong.
- Mengimpor konversi yang disempurnakan untuk lead:
- Jika menggunakan konversi yang disempurnakan untuk lead dengan upload terjadwal, Anda harus melakukan hashing pada kolom nomor telepon dan email menggunakan algoritma SHA256. Pastikan data telah dinormalisasi (misalnya, hapus tanda baca, konversi ke huruf kecil untuk email) sebelum di-hash. Hashing tidak diperlukan untuk upload satu kali manual menggunakan opsi "Upload file" jika Anda memilih Data tanpa hash, karena Google Ads akan melakukan hashing untuk Anda.
- Persyaratan data pelanggan: Pastikan Anda telah menyetujui persyaratan data pelanggan di setelan akun Google Ads Anda (Alat & Setelan > Konversi > Setelan). Hal ini diperlukan agar konversi yang disempurnakan untuk lead berfungsi.
| Format | Contoh |
| MM/dd/yyyy hh:mm:ss aa | "08/14/2012 5:01:54 PM" |
| MMM dd, yyyy hh:mm:ss aa | "Aug 14, 2012 5:01:54 PM" |
| MM/dd/yyyy HH:mm:ss | "08/14/2012 17:01:54" |
| yyyy-MM-dd HH:mm:ss | "2012-08-14 13:00:00" |
| yyyy-MM-ddTHH:mm:ss | "2012-08-14T13:00:00" |
| yyyy-MM-dd HH:mm:ss+z | "2012-08-14 13:00:00+0500" |
| yyyy-MM-ddTHH:mm:ss+z | "2012-08-14T13:00:00-0100" |
| yyyy-MM-dd HH:mm:ss zzzz | "2012-08-14 13:00:00 Asia/Jakarta" |
| yyyy-MM-ddTHH:mm:ss zzzz | "2012-08-14T13:00:00 America/Los_Angeles" |
Jika Anda menggunakan sistem atribusi eksternal Anda untuk mengaitkan konversi ke beberapa klik, sebaiknya gunakan atribusi eksternal bersama impor konversi. Tindakan konversi yang diatribusikan secara eksternal memungkinkan Anda mengimpor kredit konversi pecahan untuk masing-masing klik.
Untuk menggunakan atribusi eksternal dengan impor, pastikan Anda memilih "Gunakan atribusi eksternal" saat membuat tindakan konversi di Google Ads (seperti yang diuraikan pada Bagian 1, langkah 14 dalam petunjuk ini). Setelah Anda siap mengupload konversi dengan kredit parsial, ikuti petunjuk cara menyiapkan data untuk diimpor di Pengelola data.
Perhatikan juga beberapa hal berikut:
- Jangan hapus kolom yang diawali dengan "Google Click ID", atau impor akan gagal.
- Pastikan data Anda tidak menyertakan kolom tambahan atau informasi pribadi apa pun.
- Jangan lupa menetapkan nilai Zona Waktu di baris "Parameters", kolom "Conversion Time", atau keduanya. Pelajari lebih lanjut artikel Tentang setelan bahasa, format angka, zona waktu, dan mata uang.
- Anda harus memasukkan nama model atribusi yang digunakan untuk menetapkan kredit konversi parsial. Misalnya, berikan nama “Linear” atau “Berbasis data”.
- Jika Anda memilih untuk menyertakan nilai konversi, nilai tersebut harus nilai parsial yang sesuai dengan kredit konversi yang diatribusikan (lihat contoh di bawah).
- Jumlah yang Anda masukkan dalam kolom “Attributed Credit” harus lebih besar dari nol dan kurang dari atau sama dengan satu.
- Kolom "Conversion Value" dan "Conversion Currency" bersifat opsional.
Contoh cara menyiapkan data untuk diimpor dengan atribusi eksternal adalah saat Anda melacak pembelian dan mengumpulkan GCLID dari setiap klik pelanggan. Mungkin perlu 3 klik sebelum pelanggan membeli item senilai Rp1.000.000 di situs Anda. Satu klik mungkin terjadi di iklan Display Google Ads, satu klik lagi dari jaringan iklan lain, dan klik terakhir terjadi di iklan penelusuran Google Ads. Jika Anda menggunakan model atribusi linear, upload akan terlihat seperti ini:
| Parameters:Attribution Model = linear | |||||
| Parameters:TimeZone=-0800 | # Attributed credit should be between 0 and 1 # | # Optional # | # Optional # | ||
| Google Click ID | Nama Konversi | Waktu Konversi | Attributed credit | Nilai Konversi | Mata Uang Konversi |
| googleclickid1 | Nama tindakan Konversi Atribusi Eksternal | 05/01/2017 3:42:01 PM | 0,33 | 333,333 | USD |
| googleclickid2 | Nama tindakan Konversi Atribusi Eksternal | 05/01/2017 3:42:01 PM | 0,33 | 333,333 | USD |
Jika menggunakan kampanye Hotel, Anda perlu menggunakan parameter tertentu untuk konversi (seperti ID hotel dan tanggal itinerari). Anda dapat mendownload template parameter yang diperlukan (download: Excel, CSV), atau menambahkan parameter ke template yang ada. Gunakan tabel di bawah untuk memahami cara memformat setiap parameter.
| Nama kolom | Format yang dapat diterima | Contoh |
|---|---|---|
| Google Click ID | String alfanumerik |
EAIaIQobChMIlLfH1KqK9AI |
| Conversion Name | String alfanumerik | In-App Hotel Booking |
| Conversion Time | yyyy-MM-dd HH:mm:ss | 2022-11-10 5:00:00 |
| Conversion Value | Nilai numerik hingga 2 desimal | 20 |
| Conversion Currency | Kode mata uang ISO 4217 | USD |
| Check-in Date |
yyyy-MM-dd+z Ganti “+z” dengan perbedaan waktu GMT menggunakan tanda "+" atau "-", diikuti 4 digit perbedaan waktu dalam format hh:mm (misalnya, perbedaan waktu New York adalah -05:00, dan Jakarta adalah +07:00) |
2022-12-01+05:00 |
| Check-out Date |
yyyy-MM-dd+z Ganti “+z” dengan perbedaan waktu GMT menggunakan tanda "+" atau "-", diikuti 4 digit perbedaan waktu dalam format hh:mm (misalnya, perbedaan waktu New York adalah -05:00, dan Jakarta adalah +07:00) |
2022-12-04+05:00 |
| Hotel ID | String alfanumerik | Hotel123 |
| Order ID | String alfanumerik | OrderABC123 |
2. Impor konversi
Untuk mengimpor konversi offline ke Google Ads, Anda harus mengupload file konversi ke akun Google Ads yang mengelola konversi. Jika telah menyiapkan tracking konversi lintas-akun, Anda harus mengupload konversi di tingkat akun pengelola. Anda dapat mengupload file sekali saja, atau membuat jadwal untuk secara rutin mengupload file yang disimpan secara online. Ikuti petunjuk di bawah untuk upload satu kali atau upload terjadwal, bergantung pada cara Anda ingin mengimpor konversi. Pastikan Anda mengikuti praktik terbaik ini untuk mengupload konversi.
Anda dapat membuat variabel kustom menggunakan tag tracking konversi atau mengupload konversi offline.
- Di akun Google Ads, klik ikon Sasaran
.
- Klik drop-down Konversi di menu bagian.
- Klik Upload.
- Klik tombol plus
.
- Di drop-down "Sumber", pilih sumber file Anda. Anda dapat mengupload file dari komputer atau Google Spreadsheet, atau mentransfernya melalui HTTPS atau SFTP.
- Berdasarkan sumber yang Anda tentukan, pilih dari opsi di bawah:
- Jika Anda memilih "Upload file" atau "Google Spreadsheet", klik Pilih file untuk menemukan dan memilih file yang berisi informasi konversi offline.
- Jika memilih HTTP atau SFTP, masukkan URL file serta nama pengguna dan sandi untuk mengakses file tersebut.
Catatan: Jika Anda memilih SFTP dan mendapatkan error "File tidak ditemukan", coba masukkan garis miring ganda ("//") di antara jalur dan nama file. Misalnya: SFTP://sftp.mysite.com/conversions//conv.csv.
- Tunjukkan apakah data pengguna Anda di-hash atau tidak di-hash (tidak di-hash lebih direkomendasikan). Data pengguna yang tidak di-hash akan di-hash di komputer Anda oleh Google sebelum diupload. Data yang di-hash menunjukkan bahwa Anda telah memformat filenya terlebih dahulu dan melakukan hashing pada data pribadi pengguna menggunakan algoritma SHA256, yang merupakan standar industri untuk hashing satu arah.
- Catatan: Jika Anda menggunakan metode "di-hash", pastikan data pihak pertama tidak diformat ulang sebelum di-hash. Data pihak pertama Anda harus sama persis dengan data yang dimasukkan dalam formulir lead saat dikumpulkan sebelum di-hash.
- Untuk mengimpor konten file tanpa melihat pratinjau hasil upload, klik Terapkan dan lewati langkah yang tersisa. Untuk melihat pratinjau hasil upload, klik Pratinjau. Pratinjau file akan menampilkan jumlah konversi yang akan diimpor ke akun Anda. Pratinjau ini juga akan menampilkan error (jika ada) di file Anda. Anda dapat memperbaiki error dalam file dan menguploadnya lagi, atau mengabaikan error tersebut.
- Jika pratinjau sudah siap, klik Detail untuk melihat sejumlah konten dari file Anda. Error (jika ada) akan ditampilkan terlebih dahulu.
- Untuk melihat semua konten file, klik Lainnya.
- Klik Terapkan file. Status progres di bagian bawah halaman akan memberi tahu Anda jika konversi dalam file telah selesai diimpor. Klik Detail di status progres untuk melihat semua konversi yang diimpor.
Anda dapat melihat file yang telah diupload, tetapi belum diterapkan, serta file yang telah diupload dan diterapkan. Pelajari lebih lanjut cara Melihat file yang diupload.
Menambahkan konversi yang disempurnakan untuk prospek ke tindakan konversi offline yang ada
- Di akun Google Ads, klik ikon Sasaran
.
- Klik drop-down Konversi di menu bagian.
- Klik Setelan.
- Di drop-down konversi yang disempurnakan untuk lead, centang kotak guna mengaktifkan konversi yang disempurnakan untuk lead, lalu pilih tag Google atau Google Tag Manager sebagai metode Anda. Anda akan diminta menyetujui persyaratan Data Pelanggan jika belum melakukannya.
- Konfigurasi tag Anda untuk mencatat data yang disediakan pengguna untuk semua formulir lead di seluruh situs dengan mengikuti langkah-langkah dalam artikel Menyiapkan konversi yang disempurnakan untuk lead dengan tag Google atau Menyiapkan konversi yang disempurnakan untuk lead dengan Google Tag Manager.
- Klik Simpan.
Google Ads dapat mengimpor konversi Anda secara otomatis sesuai jadwal rutin. Anda harus membuat file yang berisi konversi di Google Spreadsheet atau menyimpan file secara online dengan HTTPS atau SFTP. Jika menggunakan konversi yang disempurnakan untuk lead, Anda harus melakukan hashing pada data di file sebelum diupload. Untuk menjadwalkan upload file, ikuti langkah-langkah berikut:
- Di akun Google Ads, klik ikon Sasaran
.
- Klik drop-down Konversi di menu bagian.
- Klik Upload.
- Klik Jadwal di bagian atas halaman.
- Klik tombol plus
.
- Di drop-down “Sumber”, pilih sumber file Anda. Anda dapat mengupload file dari Google Spreadsheet, atau mentransfernya melalui HTTPS atau SFTP.
- Berdasarkan sumber yang Anda tentukan, pilih dari opsi di bawah:
- Jika memilih "Google Spreadsheet", klik Tautkan Spreadsheet Google yang ada untuk menemukan dan memilih file yang berisi informasi konversi offline Anda.
- Jika memilih HTTP atau SFTP, masukkan URL file serta nama pengguna dan sandi untuk mengakses file tersebut.
Catatan: Jika Anda memilih SFTP dan mendapatkan error "File tidak ditemukan", coba masukkan garis miring ganda ("//") di antara jalur dan nama file. Misalnya: SFTP://sftp.mysite.com/conversions//conv.csv.
- Klik drop-down Frekuensi, lalu pilih frekuensi yang diinginkan untuk mengimpor file.
- Klik drop-down Waktu, lalu pilih kapan file Anda akan diimpor.
- Klik Simpan & pratinjau. Pratinjau akan menunjukkan apakah jadwal berhasil disimpan atau tidak. Jadwal mungkin tidak tersimpan jika Google Ads tidak dapat menjangkau sumber file karena kesalahan nama pengguna atau sandi, atau jika filenya tidak diformat dengan benar.
- Klik Oke untuk kembali ke halaman "Jadwal". Halaman "Jadwal" mencantumkan semua upload terjadwal Anda.
Catatan: Jika ada masalah dengan upload terjadwal, Anda akan melihat pemberitahuan di akun dan menerima email. Anda harus memeriksa file online untuk memperbaiki masalah tersebut.
- Untuk mengubah upload terjadwal, klik Opsi di bagian kolom "Tindakan", lalu pilih dari opsi di bawah:
- Klik Edit untuk mengubah setelan untuk upload terjadwal.
- Klik Jeda untuk menghentikan upload terjadwal untuk sebuah file.
- Klik Lanjutkan jika upload terjadwal untuk sebuah file dijeda dan Anda ingin melanjutkan upload terjadwal tersebut.
- Klik Hapus jika Anda tidak ingin mengupload konversi di file lagi.
Anda tidak dapat mengubah opsi upload terjadwal jika akun Google Ads memiliki akses hanya baca.
3. Lihat hasil dan perbaiki masalah
Error dalam file upload atau status “Perlu diperhatikan” untuk tindakan konversi umum terjadi, terutama saat Anda pertama kali menyiapkan proses impor konversi. Setiap pengiklan sebaiknya memeriksa hasil upload-nya dan memeriksa tab "Diagnostik" untuk tindakan konversi di Google Ads.
Masalah umum dan langkah pemecahan masalah
- Periksa histori upload: Setelah upload, tinjau bagian "Upload" (Sasaran > Konversi > Upload) untuk melihat pesan keberhasilan atau kegagalan, lalu download laporan error jika tersedia. Laporan ini sering kali menentukan masalah seperti pemformatan yang salah, GCLID yang tidak valid, atau masalah pada data yang disediakan pengguna.
- Tab Diagnostik: Untuk konversi yang disempurnakan untuk lead, buka tindakan konversi Anda (Sasaran > Konversi > Ringkasan, lalu klik tindakan yang relevan) dan periksa tab "Diagnostik". Tab ini memberikan insight tentang rasio kecocokan data dan pesan error tertentu seperti "Tidak ada data yang disediakan pengguna yang cocok" atau "Konversi yang disempurnakan tidak memiliki data terbaru". Atasi masalah yang dilaporkan.
- Pemformatan dan hashing data: Periksa kembali apakah data yang disediakan pengguna (email, telepon) telah dinormalisasi dengan benar (misalnya, email huruf kecil, nomor telepon standar) dan di-hash menggunakan SHA-256, jika diperlukan oleh metode impor Anda. Lihat panduan penyiapan data.
- Template dan header: Pastikan Anda menggunakan template upload yang benar, terutama jika konversi yang disempurnakan untuk lead diaktifkan di tingkat akun (gunakan template Konversi dari klik (konversi yang disempurnakan untuk lead)). Pastikan semua header kolom yang diperlukan ada dan sama persis dengan nama di Google Ads.
- Zona waktu dan waktu konversi: Pastikan bahwa entri Parameters:TimeZone dan setiap "Waktu Konversi" telah diformat dengan benar dan menyertakan informasi zona waktu.
- Persyaratan data pelanggan: Verifikasi bahwa persyaratan data pelanggan telah disetujui di akun Google Ads Anda (Alat & Setelan > Konversi > Setelan).
- Penerapan API: Jika menggunakan API, pastikan penerapan Anda sudah benar, semua kolom yang wajib diisi sudah dikirim, dan periksa log API untuk mengetahui kode error tertentu seperti
CUSTOMER_NOT_ENABLED_ENHANCED_CONVERSIONS_FOR_LEADSdanCUSTOMER_NOT_ACCEPTED_CUSTOMER_DATA_TERMS. - Integrasi pihak ketiga (Zapier, HubSpot, dan lainnya): Pastikan alat terhubung dengan benar sebagai sumber data di Pengelola Data Google Ads (Alat & Setelan > Pengelola Data). Pastikan konfigurasi dilakukan untuk meneruskan data yang diperlukan (termasuk PII yang di-hash untuk ECL) dan izin diberikan dengan benar.
- Penundaan data: Tunggu 24-48 jam hingga data yang diimpor diproses dan ditampilkan dalam status dan pelaporan tindakan konversi Anda.
- Konflik GCLID versus data yang disediakan pengguna: Jika Anda mengupload GCLID dan data yang disediakan pengguna untuk konversi yang disempurnakan untuk lead, lalu mengalami masalah pencocokan atau muncul status "Perlu diperhatikan", coba upload hanya dengan data yang disediakan pengguna yang di-hash untuk melihat apakah masalah tersebut teratasi, karena Google Ads mungkin memprioritaskan pencocokan GCLID, yang berpotensi menyebabkan konflik.
Pelajari lebih lanjut cara Memperbaiki perbedaan dan error dalam impor konversi offline.
Melihat file yang diuploadSaat file konversi diupload, Anda akan melihat entri baru untuk file tersebut di halaman upload. Perhatikan bahwa mengupload dan menerapkan file dapat memerlukan waktu beberapa menit.
- Di akun Google Ads, klik ikon Sasaran
.
- Klik drop-down Konversi di menu bagian.
- Klik Upload.
- Jika ada file yang telah Anda lihat pratinjaunya, tetapi belum diterapkan, Anda akan menemukannya di tabel "Tindakan tertunda". Di kolom "Tindakan", klik Terapkan untuk mengimpor konversi dalam file atau Hapus untuk menghapus file yang diupload.
- Di bawah tabel "Tindakan tertunda", Anda akan melihat daftar file yang telah diupload dan diterapkan. Periksa kolom berikut untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai filenya.
- Kolom "Status" memungkinkan Anda melihat dengan cepat apakah konversi dalam file berhasil diimpor.
- Kolom "Hasil" memberikan detail selengkapnya tentang status impor. Jika impor file gagal, kolom ini akan memberikan alasan kegagalannya. Kolom ini juga memberikan link untuk melihat konversi yang diimpor dan yang tidak diimpor karena error file.
- Kolom "Tindakan" memberikan link berikut:
- Download hasil: Mendownload salinan file Anda yang diupload. Link ini muncul jika semua konversi di file Anda berhasil diimpor.
- Download semua: Mendownload salinan file Anda yang diupload, termasuk konversi yang gagal diimpor.
- Download error: Mendownload spreadsheet yang mencantumkan konversi dari file Anda yang gagal diimpor, bersama dengan pesan error.
- Lihat file yang Anda upload dan cari file yang mengalami error.
- Di kolom "Tindakan", klik Download error untuk mendownload spreadsheet yang mencantumkan konversi dari file yang gagal diimpor.
- Tinjau pesan error di kolom "Hasil" di spreadsheet untuk mengetahui mengapa Google Ads tidak dapat mengimpor konversi Anda.
- Koreksi spreadsheet seperlunya, simpan, dan coba upload lagi.
- Terkadang mungkin terjadi masalah yang mencegah seluruh file diproses. Jika hal itu terjadi, Anda akan menemukan pesan error di baris pertama (pada file .csv atau .tsv) atau di lembar kerja baru bernama “General Errors” (pada file Excel).
Link terkait
- Tentang impor konversi offline
- Menyiapkan impor konversi offline menggunakan ID Klik Google (GCLID)
- Perubahan pada upload konversi offline dari akun klien
- Memperbaiki perbedaan dan error dalam impor konversi offline
- Tentang konversi yang disempurnakan untuk lead
- Menyiapkan konversi yang disempurnakan untuk lead menggunakan tag Google
- Menyiapkan konversi yang disempurnakan untuk lead dengan Google Tag Manager