Telusuri
Hapus penelusuran
Tutup penelusuran
Aplikasi Google
Menu utama

Mengamankan data Anda

Prinsip keamanan dan privasi Google Analytics meringkas langkah-langkah yang kami ambil untuk membantu menjaga data Anda agar tetap terlindungi.

Kebijakan privasi kami

Kami sangat menyadari kepercayaan yang Anda berikan kepada kami di Google, oleh karena itu, merupakan tanggung jawab kami untuk selalu menjaga keamanan data dan privasi Anda. Sebagai bagian dari tanggung jawab ini, kami akan memberi tahu Anda mengenai informasi yang kami kumpulkan ketika Anda menggunakan produk dan layanan kami, mengapa kami mengumpulkannya, dan bagaimana kami menggunakannya untuk meningkatkan pengalaman Anda. Kebijakan dan prinsip privasi Google menjelaskan bagaimana kami menangani informasi pribadi saat Anda menggunakan produk dan layanan Google, termasuk Google Analytics.

Kerahasiaan data

Google Analytics melindungi kerahasiaan data Google Analytics dalam beberapa cara:

  • Persyaratan layanan Google Analytics, yang harus dipatuhi oleh semua pelanggan Google Analytics, melarang pengiriman informasi identitas pribadi (PII) ke Google Analytics. PII mencakup semua data yang dapat digunakan oleh Google untuk secara wajar mengidentifikasi seseorang, termasuk (namun tidak terbatas pada) nama, alamat email, atau informasi penagihan.
  • Data Google Analytics tidak boleh dibagikan tanpa persetujuan pelanggan, kecuali dalam keadaan terbatas tertentu, seperti bila diwajibkan oleh hukum.
  • Tim teknis khusus keamanan di Google melindungi data dari ancaman eksternal. Akses internal ke data (misalnya, oleh karyawan) diatur dan harus mematuhi Kontrol dan Prosedur Akses Karyawan.
Kontrol privasi

Google memberikan kontrol berikut kepada pemilik situs web yang telah menerapkan Google Analytics dan pengguna situs web untuk menyediakan lebih banyak pilihan mengenai bagaimana data mereka dikumpulkan oleh Google Analytics.

  • Pengaya browser penyisih Google Analytics Pengguna situs web yang tidak menginginkan data mereka dilaporkan oleh JavaScript Google Analytics dapat memasang pengaya browser penyisih Google Analytics. Pengaya ini memerintahkan JavaScript Google Analytics (ga.js, analytics.js, dan dc.js) untuk melarang mengirimkan informasi ke Google Analytics. Pengaya browser tersedia untuk sebagian besar browser modern. Pengaya browser penyisih Google Analytics tidak menghalangi pengiriman informasi ke situs web itu sendiri atau ke layanan analisis web lainnya. Pelajari lebih lanjut pengaya browser penyisih Google Analytics.
  • Nonaktifkan Google Analytics dan terapkan kontrol penyisih independen Pemilik situs web yang menggunakan JavaScript Google Analytics (ga.js, analytics.js, dan dc.js) dapat menonaktifkan pelacakan pada laman tanpa harus menghapus cuplikan JavaScript Google Analytics. Pemilik situs yang menggunakan metode ini juga dapat membuat pemberitahuan dan kontrol sendiri untuk pengguna situs, atau menerapkan kontrol privasi yang dibuat oleh pengembang pihak ketiga. Pelajari lebih lanjut cara pemilik situs dapat menonaktifkan pelacakan.
  • Setelan Iklan Beberapa situs yang menggunakan Google Analytics menerapkan fitur Pemasaran ulang dengan Google Analytics yang menggunakan Cookie iklan Google. Pengguna dapat memilih untuk tidak menggunakan fitur ini dan mengelola setelan mereka untuk cookie ini menggunakan Setelan Iklan.
  • Pemberitahuan dan penyisihan dari SDK Google Analytics dan Measurement Protocol Pemilik situs, aplikasi, atau perangkat digital atau layanan lainnya yang menerapkan metode pengumpulan alternatif dan/atau fitur melalui SDK Google Analytics atau Measurement Protocol diwajibkan oleh kebijakan kami untuk memberikan pemberitahuan dan menawarkan pilihan (seperti penyisihan) bagi pengguna.
  • Setelan Akun Google Sejak 28 Juni 2016, pengguna Google memiliki opsi untuk meninjau setelan yang memberi mereka kontrol lebih terhadap data yang dikumpulkan tentang aktivitas web dan aplikasi di situs mitra Google. Saat ini, setelan tersebut tidak memengaruhi kemampuan produk, persyaratan layanan, kebijakan privasi, keamanan data, atau kebijakan berbagi data Google Analytics. Pelajari lebih lanjut.
Cookie Google Analytics

Google Analytics menggunakan cookie pihak pertama terutama untuk melaporkan tentang interaksi pengguna di situs web pelanggan Google Analytics. Cookie tersebut digunakan untuk menyimpan informasi non-identitas pribadi. Browser tidak membagikan cookie pihak pertama ke seluruh domain.

Bagi pelanggan yang menggunakan Fitur Iklan Google Analytics, cookie iklan Google digunakan untuk mengaktifkan fitur, seperti Pemasaran Ulang untuk produk seperti AdWords di Google Display Network. Untuk informasi lebih lanjut mengenai cara Google menggunakan cookie iklan, kunjungi FAQ Privasi Iklan Google. Untuk mengelola setelan cookie tersebut dan menyisih dari fitur ini, kunjungi Setelan Iklan.

Universal Analytics

Pelanggan Google Analytics yang telah mengaktifkan metode pengumpulan analytics.js melalui Universal Analytics dapat mengontrol apakah mereka menggunakan cookie atau tidak untuk menyimpan pengenal klien anonim atau acak. Jika pelanggan memutuskan untuk menetapkan cookie, informasi yang disimpan dalam cookie pihak pertama lokal disederhanakan menjadi pengenal acak (misalnya, 12345.67890).

Universal Analytics memperkenalkan lebih banyak opsi konfigurasi fitur dan metode pengumpulan yang baru, termasuk melalui Measurement Protocol. Walaupun fitur ini tidak terlalu banyak mengubah prinsip keamanan dan privasi Google Analytics, setiap situs, aplikasi, atau perangkat digital atau layanan lainnya yang menerapkan fitur tertentu dari Universal Analytics (seperti Measurement Protocol) bertanggung jawab untuk memberikan pemberitahuan dan menawarkan kontrol kepada para penggunanya.

Jika pelanggan Google Analytics menggunakan layanan yang telah menerapkan Universal Analytics, periksa pemberitahuan yang diberikan dan pilihan yang ditawarkan oleh layanan ini secara langsung dengan pelanggan Google Analytics yang menggunakan layanan tersebut, karena ketidakikutsertaan yang secara langsung diberikan oleh Google Analytics tidak memengaruhi data yang dilaporkan melalui fitur Universal Analytics tertentu, seperti Measurement Protocol. Untuk informasi lebih lanjut, tinjau Pedoman penggunaan Universal Analytics dan Informasi keamanan dan privasi Universal Analytics.

Penggunaan alamat IP

Alamat Protokol Internet (IP) ditetapkan pada setiap komputer dan perangkat yang terhubung ke Internet. Alamat IP biasanya ditetapkan dalam blok berbasis negara dan sering kali dapat digunakan untuk mengidentifikasi negara, negara bagian, dan kota asal komputer terhubung dengan Internet. Karena alamat IP harus digunakan oleh situs web agar Internet dapat berfungsi, pemilik situs web memiliki akses untuk mengetahui alamat IP pengguna mereka terlepas dari apakah mereka menggunakan Google Analytics atau tidak. Google Analytics menggunakan alamat IP untuk memberikan dan melindungi keamanan layanan, dan untuk memberikan gambaran kepada pemilik situs web mengenai dari belahan dunia mana saja pengguna mereka berasal (juga dikenal sebagai "geolokasi IP").

Metode yang dikenal sebagai penyembunyian IP memberi opsi kepada pemilik situs web yang menggunakan Google Analytics untuk memberi tahu Google Analytics agar hanya menggunakan sebagian alamat IP, dan bukan keseluruhan alamat, untuk geolokasi.

Setelan berbagi data

Setelan berbagi data Google Analytics memungkinkan pelanggan Google Analytics membagikan data akun mereka dengan produk dan layanan lainnya. Berbagi data memberikan masukan tentang Google Analytics yang dapat kami gunakan untuk membuat fitur dan materi pengajaran yang lebih baik. Ada beberapa jenis setelan berbagi data yang dapat diubah kapan saja. Jika tidak ada opsi yang dipilih, data akun Google Analytics akan dikecualikan dari semua proses otomatis yang tidak terkait secara spesifik dengan pengoperasian Google Analytics atau perlindungan keamanan dan integritas data. Pelajari lebih lanjut setelan berbagi data Google Analytics.

Kontrol administrator akun terhadap data

Administrator akun Google Analytics merupakan pemilik data Google Analytics mereka.

Pengguna akun dapat mengekspor laporan kapan saja dari Google Analytics menggunakan opsi unduhan XML, PDF, atau CSV, atau melalui API Pelaporan Inti Google Analytics. Data yang diekspor dapat digunakan secara terpisah tanpa Google Analytics atau dengan aplikasi/layanan lain bersama dengan Google Analytics.

Pengguna akun juga dapat menghapus tampilan dalam akun Google Analytics mereka setiap saat.

Kontrol dan prosedur akses karyawan

Google mengklasifikasikan data Google Analytics sebagai informasi rahasia. Kontrol akses karyawan melindungi data pelanggan dari akses tidak sah dan kami melakukan audit untuk memastikan kontrol diberlakukan.

  • Semua data akun merupakan rahasia dan diatur dalam ketentuan kerahasiaan Kebijakan Privasi Google.
  • Akses ke data akun tingkat pelanggan dapat diberikan atas dasar yang ketat dan hanya sesuai keperluan kepada karyawan yang membutuhkan akses khusus untuk melakukan pekerjaan mereka. Karyawan yang meminta akses harus menjelaskan mengapa mereka memerlukan akses, menunjukkan pemahaman tentang kebijakan akses serta menyetujui persyaratan dan ketentuannya, dan mendapat persetujuan sebelum mereka dapat mengakses data tersebut.
  • Perwakilan Layanan Pelanggan dan staf dukungan tidak dapat mengakses data tingkat pelanggan tanpa izin tersurat dari pelanggan.
  • Saat mengakses data pelanggan, karyawan akan membatasi aktivitas hanya pada laporan yang mereka butuhkan untuk menyelesaikan tugas resmi mereka.
  • Karyawan tidak boleh mengakses data menggunakan perangkat pengakses jaringan yang tidak dimiliki atau disetujui oleh Google.
Keamanan informasi

Dalam komputasi berbasis web, keamanan data dan aplikasi merupakan hal yang sangat penting. Google mendedikasikan sumber daya yang signifikan terhadap perlindungan aplikasi dan penanganan data untuk mencegah akses tidak berwenang terhadap data.

Data disimpan dalam format yang dienkode dan dioptimalkan untuk performa, bukan disimpan dalam sistem file tradisional atau dengan cara basis data. Data tersebar di sejumlah volume penyimpanan fisik dan logis untuk redundansi dan kecepatan akses, sehingga melindunginya dari perubahan tidak sah.

Aplikasi Google berjalan di lingkungan terdistribusi yang digunakan bersama. Data masing-masing pelanggan tidak dipisahkan sendiri-sendiri di satu atau sekumpulan mesin, sebaliknya, data dari semua pelanggan Google (konsumen, bisnis, dan bahkan data milik Google sendiri) didistribusikan di antara infrastruktur bersama yang terdiri dari banyak mesin homogen milik Google dan berlokasi di pusat data milik Google.

Keamanan operasional dan pemulihan bencana

Untuk meminimalisir gangguan layanan karena kegagalan perangkat keras, bencana alam, atau bencana lainnya, Google menerapkan program pemulihan bencana menyeluruh di semua pusat datanya. Program ini meliputi beberapa komponen untuk menghapus titik tunggal kegagalan, termasuk hal berikut:

  • Replikasi data Untuk membantu memastikan ketersediaan bila terjadi suatu bencana, data Google Analytics yang tersimpan dalam sistem file terdistribusi milik Google dibuat replikanya ke sistem terpisah di pusat data yang berbeda.
  • Penyebaran geografis dari pusat data Google mengoperasikan kumpulan pusat data yang terdistribusi secara geografis yang didesain untuk menjaga kelangsungan layanan bila terjadi sebuah bencana atau insiden lainnya di suatu wilayah. Sambungan dengan kecepatan tinggi di antara pusat data membantu memastikan pengalihan yang cepat. Pengelolaan pusat data juga terdistribusi untuk memberikan administrasi di lokasi terpisah, cakupan 24 jam non-stop, dan administrasi sistem.
  • Infrastruktur yang andal dan berlapis Kumpulan komputasi milik Google dirancang dengan memperhatikan keandalan dan redundansi, yang membantu meminimalkan titik tunggal kegagalan serta dampak dari kegagalan peralatan yang umum dan risiko lingkungan. Sirkuit, switch, jaringan yang digandakan, dan perangkat penting lainnya digunakan untuk memberikan redundansi. Infrastruktur fasilitas di pusat data telah dirancang secara canggih, toleran terhadap kesalahan, dan dapat dipelihara secara bersamaan.
  • Rencana kelanjutan bila terjadi bencana Selain redundansi data dan pusat data yang berbeda-beda di setiap kawasan, Google juga memiliki rencana kelanjutan bisnis untuk kantor pusatnya di Mountain View, CA. Rencana ini menjelaskan persiapan untuk bencana besar, seperti gempa atau krisis kesehatan publik, yang mengasumsikan bahwa staf dan layanan mungkin tidak tersedia hingga 30 hari. Rencana ini dirancang untuk memungkinkan operasi berkelanjutan layanan kami bagi pelanggan.
Apakah artikel ini membantu?