Bagaimana audiens dapat mengetahui isi video Anda? Biasanya, penonton akan melihat thumbnail dan judul Anda terlebih dahulu. Info ini memberikan gambaran sekilas tentang konten video Anda dan membantu mereka memutuskan apakah ingin menontonnya atau tidak. Fakta menarik: 90% video berperforma terbaik memiliki thumbnail kustom.
Subscribe ke channel YouTube Kreator untuk mendapatkan berita, informasi, dan tips terbaru.
Mendesain thumbnail yang tampil beda
- Siapa target penonton video Anda? Konten yang menargetkan subscriber dapat menyoroti fitur populer, layaknya sahabat Anda. Konten yang menargetkan penonton kasual dapat berfokus pada tindakan dan emosi yang lebih relevan secara universal, seperti wajah yang terkejut.
- Anda dapat menerapkan “aturan sepertiga” untuk membuat gambar yang menarik. Kemudian, tempatkan gambar Anda dengan teks deskriptif dan branding. Jika Anda menambahkan teks, pastikan untuk menggunakan font yang mudah dibaca.
- Hindari desain yang terlalu rumit. Penggunaan warna dan komposisi yang dinamis dapat membantu menarik perhatian, tetapi penggunaan yang berlebihan dapat membuat desain terlihat kurang bagus.
- Thumbnail ditampilkan secara berbeda di berbagai perangkat. Jadi, pastikan ukuran gambar thumbnail Anda sebesar mungkin.
- Setiap penonton memiliki selera yang berbeda dan gaya thumbnail dapat berubah seiring waktu. Oleh sebab itu, gunakan gaya thumbnail sesuai dengan tren komunitas untuk kategori video Anda. Sebaiknya lakukan eksperimen dengan memperbarui thumbnail lama untuk meningkatkan daya tarik video bagi penonton baru.
Sebelum dan setelah pembaruan gaya thumbnail untuk video kerajinan tangan
Contoh thumbnail dan judul yang berfungsi bersama untuk menciptakan daya tarik dan menceritakan isinya
Cara menulis judul
- Berikan penjelasan yang akurat. Pastikan judul mewakili video dengan akurat. Jika tidak, penonton mungkin berhenti menonton dan hal ini dapat memengaruhi visibilitas Anda.
- Berikan deskripsi ringkas. Penonton mungkin hanya melihat sebagian dari judul Anda. Oleh sebab itu, usahakan agar judulnya tetap singkat, serta gunakan kata kunci di awal. Tempatkan nomor episode dan branding di akhir.
- Batasi penggunaan SEMUA HURUF BESAR dan emoji. Gunakan keduanya dengan hati-hati, untuk menekankan emosi atau elemen khusus dalam video. Misalnya, “ANAK Kami Membangun ROBOT!
”.
Jenis judul video
Anda dapat menarik perhatian audiens dengan:
| Judul yang dapat ditelusuri dengan uraian jelas tentang isi video, sehingga Anda dapat dengan mudah menjangkau penonton yang menelusuri konten serupa. | |
| Judul menarik yang memicu rasa ingin tahu dan memikat penonton yang mungkin tidak mencari konten dengan topik tertentu. |
Mempelajari data secara mendalam
- Perlu inspirasi? Anda dapat menggunakan analisis riset di YouTube Analytics untuk mempelajari apa yang ditelusuri audiens Anda di YouTube.
- Anda juga bisa mendapatkan ide thumbnail dan judul menggunakan tab Audiens di YouTube Analytics untuk memeriksa video lain yang ditonton audiens Anda.
- Ukur efektivitas thumbnail dan judul untuk berbagai audiens menggunakan metrik ini di analisis Anda:
- Untuk audiens umum, lihat rasio klik-tayang (CTR) di bagian Beranda dan Disarankan dalam 24 jam pertama setelah publikasi. Periksa angka-angka tersebut pada video yang memiliki Tayangan (IMP) di atas rata-rata. Bagian Beranda dan Disarankan adalah tempat penonton sering menemukan video dan channel baru.
- Untuk subscriber, lihat rasio klik-tayang (CTR) di Feed Subscription dalam 24 jam pertama setelah publikasi. Meskipun subscriber Anda mungkin melihat video Anda dari tempat lain di YouTube, feed Subscription mewakili penggemar dengan interaksi paling banyak.
Saran dari kami
- Tinjau thumbnail Anda untuk melihat apakah performanya sudah maksimal bagi video atau belum. Selain itu, pastikan Anda mematuhi kebijakan thumbnail kami.
- Ambil foto saat pengambilan gambar sehingga Anda memiliki beberapa opsi untuk menentukan thumbnail ketika mengupload video.
- Pertimbangkan target penonton video Anda dan tempat mereka menemukannya untuk menentukan antara judul yang dapat ditelusuri atau yang menarik.
- Setelah memposting video, jangan lupa untuk melihat metriknya di YouTube Analytics guna memahami performa thumbnail dan judul Anda.
Berikutnya: lihat tips untuk deskripsi video