Telusuri
Hapus penelusuran
Tutup penelusuran
Aplikasi Google
Menu utama

Help us improve Analytics Education. Tell us how you like to learn!

Menyiapkan pelacakan Analytics

Menemukan ID pelacakan dan cuplikan kode pelacakan

Saat Anda membuat properti Analytics, Analytics menghasilkan ID pelacakan dan cuplikan kode pelacakan JavaScript khusus untuk properti tersebut. Untuk menyiapkan pelacakan (mengumpulkan data) properti tersebut, biasanya Anda memerlukan ID pelacakan atau cuplikan kode pelacakan. Misalnya, beberapa layanan hosting web hanya membutuhkan ID pelacakan, dan pada kasus lain Anda perlu menambahkan seluruh cuplikan kode ke setiap halaman yang ingin dilacak.

Untuk menemukan cuplikan kode dan ID pelacakan:

  1. Login ke akun Analytics.
  2. Klik Admin.
  3. Pilih akun dari menu di kolom AKUN.
  4. Pilih properti dari menu di kolom PROPERTI.
  5. Pada PROPERTI, klik Info Pelacakan > Kode Pelacakan.
    • ID pelacakan ditampilkan di bagian atas halaman.
    • Informasi tentang aplikasi pelacakan ditampilkan di Pelacakan aplikasi seluler - Menggunakan SDK.
    • Cuplikan kode pelacakan untuk situs ditampilkan di Pelacakan situs.
Anda perlu menambahkan kode pelacakan ke setiap halaman atau layar tempat Anda ingin mengumpulkan data.

Menemukan penyiapan untuk jenis properti yang dilacak

Ada beberapa cara untuk mengumpulkan data dari properti online di Analytics, bergantung pada apakah Anda ingin melacak situs, aplikasi, atau beberapa jenis perangkat yang terhubung ke Internet. Metode berikut menjelaskan cara menyiapkan kode pelacakan untuk beberapa jenis properti.

  • Situs statis

    Situs statis didasarkan pada HTML yang tidak berubah secara dinamis, juga TIDAK dihasilkan menggunakan bahasa pemrograman seperti Python, Ruby, atau PHP.

    1. Temukan cuplikan kode pelacakan Javascript untuk properti Anda, lalu salin seluruh cuplikan. Jangan buat perubahan apa pun pada cuplikan.
    2. Tempel seluruh cuplikan ke HTML di halaman Anda, tepat sebelum tag </head> penutup.

    Jika Anda ingin mengirim data dari satu halaman ke beberapa properti, Anda dapat melacak halaman menggunakan beberapa akun atau properti dalam satu akun.

  • Situs dinamis

    Situs dinamis adalah situs yang HTML-nya dihasilkan menggunakan bahasa pemrograman seperti Python, Ruby, atau PHP. Anda dapat menggunakan laporan atau template yang disertakan untuk mendorong kode pelacakan secara dinamis ke setiap halaman.

    1. Temukan cuplikan kode pelacakan Javascript untuk properti Anda, lalu salin seluruh cuplikan. Jangan buat perubahan apa pun pada cuplikan.
    2. Tempel seluruh cuplikan ke file yang disertakan, lalu tambahkan laporan yang disertakan ke judul halaman sehingga cuplikan muncul sebelum tag </head> penutup.

    Menggunakan PHP?

    Salin cuplikan kode pelacakan Javascript dan tambahkan ke file bernama analyticstracking.php. Kemudian, sertakan file analyticstracking.php di setiap halaman template PHP. Untuk setiap halaman template, tepat setelah tag <body> pembuka, tambahkan kode berikut:

    <?php include_once("analyticstracking.php") ?>

    Perhatikan bahwa Anda dapat mengupdate kode pelacakan untuk situs dinamis secara lebih efisien dengan menggunakan Google Tag Manager.

  • Layanan hosting web (Anda tidak mengelola kode sumber)

    Beberapa Internet Service Provider atau platform hosting (seperti Wordpress, GoDaddy, Wix, Weebly, dsb.) menyederhanakan penginstalan kode pelacakan Analytics dengan menawarkan plugin yang secara otomatis menginstal kode tersebut di halaman Anda. Tinjau petunjuk platform Anda untuk menambahkan ID pelacakan Analytics.

    Berikut ini petunjuk penerapan Analytics untuk beberapa penyedia umum:

    Jika menggunakan plug-in untuk mengumpulkan data, Anda mungkin tidak memiliki opsi menambahkan setelan konfigurasi untuk menyesuaikan data yang ingin dilacak. Jika Anda memiliki permintaan khusus untuk melacak data, tinjau cara memulai Analytics.

  • Situs yang menggunakan Google Tag Manager

    Google Tag Manager adalah fitur gratis yang dapat digunakan untuk mengelola beberapa tag Analytics dan tag pelacakan situs. Untuk menggunakan Google Tag Manager untuk menginstal kode pelacakan Analytics, baca artikel penyiapan dan penginstalan Google Tag Manager.

  • Aplikasi seluler
  • Perangkat yang terhubung ke Internet atau sistem MHP

    Untuk mengumpulkan data dari perangkat yang terhubung ke Internet seperti sistem tempat penjualan online, konsol game video, atau dari sistem MHP atau platform lain, Anda perlu menggunakan Measurement Protocol Analytics.

Memverifikasi bahwa kode pelacakan berfungsi

Setelah berhasil menginstal kode pelacakan Analytics, butuh waktu hingga 24 jam agar data seperti informasi rujukan traffic, karakteristik pengguna, dan informasi penjelajahan dapat muncul dalam laporan. Namun, Anda dapat langsung memeriksa penyiapan pelacakan web.

Situs Google Developers adalah referensi yang bagus untuk mempelajari lebih lanjut tentang cara kerja cuplikan kode pelacakan.

Apakah artikel ini membantu?
Bagaimana cara meningkatkannya?