Jika alarm asap dan karbon monoksida (CO) saling terhubung, setiap alarm akan dapat memberi tahu Anda jika ada asap atau karbon monoksida di ruangan mana pun yang memiliki alarm asap/gas CO. Meskipun alarm tradisional dapat memberi tahu Anda jika ada asap, api, atau karbon monoksida, alarm ini hanya dapat mendeteksinya di area sekitarnya saja.
Alarm yang saling terhubung lebih aman
Alarm asap yang saling terhubung lebih aman dibandingkan dengan alarm asap mandiri karena dapat memberi peringatan lebih awal tentang keadaan darurat. Meskipun Anda berada di dalam rumah, Anda mungkin tidak berada dekat dengan lokasi awal kebakaran. Jika Anda sedang berada di basemen, Anda mungkin tidak akan mendengar alarm yang berbunyi di kamar tidur. Menurut National Fire Protection Association (NFPA), sebagian besar korban meninggal akibat kebakaran rumah di Amerika Serikat ditemukan berada di ruangan yang berbeda dari lokasi awal kebakaran.
Wajib untuk konstruksi rumah baru
Karena berbagai manfaatnya, termasuk aspek keselamatan dan peringatan dini, banyak negara bagian di AS kini mewajibkan penggunaan alarm asap yang saling terhubung untuk konstruksi rumah baru.
Wireless Interconnect
Dulu, interkoneksi antar alarm asap/karbon monoksida harus dilakukan melalui kabel. Kini, alarm asap/gas CO dapat saling terhubung secara nirkabel sehingga Anda bisa memasangnya tanpa perlu renovasi rumah yang mahal. Dengan sistem Wireless Interconnect, Anda dapat dengan mudah memperbarui sistem alarm rumah Anda saat ini agar sesuai dengan standar keamanan terbaru.
Mempelajari lebih lanjut Wireless Interconnect Google Nest Protect