Perubahan pada Kebijakan Verifikasi Identitas Pengiklan (Januari 2022)

Google menyediakan versi terjemahan Pusat Bantuan demi kemudahan, tetapi tidak dimaksudkan untuk mengubah konten kebijakan kami. Versi bahasa Inggris adalah versi bahasa resmi yang kami gunakan untuk menegakkan kebijakan kami. Untuk melihat artikel ini dalam bahasa yang berbeda, gunakan menu drop-down bahasa di bagian bawah halaman.

Pada tanggal 27 Januari 2022, Google akan memperbarui kebijakan verifikasi identitas pengiklan untuk mengindikasikan penambahan 51 wilayah baru ke program verifikasi kami. Google akan mulai meminta pengiklan yang terdaftar di Albania, Andorra, Angola, Antigua dan Barbuda, Armenia, Belize, Bosnia-Herzegovina, Brunei Darussalam, Burundi, Tanjung Verde, Cad, Komoro, Kongo (DRC), Dominika, Eswatin (sebelumnya dikenal sebagai Swaziland), Fiji, Gabon, Gambia, Gibraltar, Greenland, Grenada, Irak, Côte d'Ivoire, Laos, Lesotho, Liberia, Libya, Mauritania, Mayotte, Moldova, Monako, Montserrat, Namibia, Nauru, Kaledonia Baru, Niue, Makedonia Utara, Papua Nugini, San Marino, Sao Tome dan Principe, Senegal, Seychelles, Somalia, Sri Lanka, Tajikistan, Tunisia, Turkmenistan, Kepulauan Virgin Amerika Serikat, Venezuela, Yaman, dan Zimbabwe untuk menyelesaikan verifikasi identitas pengiklan sebagai bagian dari peluncuran bertahap. Kebijakan verifikasi identitas pengiklan menyertakan contoh kriteria pengiklan yang mungkin diprioritaskan. 

 

(Diposting pada Januari 2022)

Apakah ini membantu?
Bagaimana cara meningkatkannya?
true
Telusuri
Hapus penelusuran
Tutup penelusuran
Aplikasi Google
Menu utama
Pusat Bantuan Penelusuran
false
false
true
true
73067
false
false