Menentukan apakah konten Anda Dibuat untuk Anak-Anak atau tidak

Informasi terbaru Jumat, 22 November 2019: FTC merilis lebih banyak informasi untuk membantu kreator YouTube menentukan apakah konten mereka “Dibuat untuk Anak-Anak” atau tidak. Anda dapat mempelajari lebih lanjut di blog FTC.

Di mana pun Anda berada, Anda harus memberi tahu kami apakah video Anda Dibuat untuk Anak-Anak atau tidak. Kami membuat perubahan ini berdasarkan perjanjian dengan Komisi Perdagangan Federal (FTC) Amerika Serikat dan untuk membantu Anda mematuhi Children’s Online Privacy Protection Act (COPPA) dan/atau hukum lainnya yang berlaku. Jika tidak menetapkan konten dengan tepat, kemungkinan akan ada konsekuensinya di YouTube atau konsekuensi hukum berdasarkan COPPA dan undang-undang lainnya.

Kami menyediakan sejumlah panduan tentang apa saja yang dianggap sebagai konten yang “Dibuat untuk Anak-Anak” di bawah ini, tetapi kami tidak dapat memberikan nasihat hukum. Jika Anda tidak yakin apakah video Anda memenuhi standar ini, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan penasihat hukum. 

Menurut panduan FTC tentang COPPA, video dianggap ditujukan untuk anak-anak (yang kami sebut “Dibuat untuk Anak-Anak”) jika:

  • Anak-anak merupakan penonton utama berdasarkan berbagai faktor yang dijelaskan di bawah ini.
  • Anak-anak bukan merupakan penonton utama, tetapi video tersebut tetap ditujukan untuk anak-anak berdasarkan berbagai faktor di bawah ini.

Ketika memutuskan apakah channel atau video Anda Dibuat untuk Anak-Anak atau tidak, Anda harus mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk:

  • Materi pokok video (mis. konten edukasi untuk anak-anak prasekolah).
  • Apakah anak-anak merupakan target penonton yang Anda inginkan atau yang sebenarnya untuk video tersebut.
  • Apakah video tersebut melibatkan aktor atau model anak-anak.
  • Apakah video tersebut berisi karakter, selebritas, atau mainan yang menarik bagi anak-anak, termasuk karakter animasi atau tokoh kartun.
  • Apakah bahasa dalam video tersebut ditujukan agar dapat dipahami oleh anak-anak.
  • Apakah video berisi aktivitas yang menarik bagi anak-anak, seperti bermain peran, lagu atau game sederhana, atau pendidikan usia dini.
  • Apakah video berisi lagu, cerita, atau puisi untuk anak-anak.
  • Informasi lainnya apa pun yang dapat membantu Anda menentukan penonton video, seperti bukti empiris tentang penonton video Anda.

Catatan: YouTube Analytics (YTA) tidak dirancang untuk membantu menentukan apakah konten Anda ditujukan untuk anak-anak atau tidak. Sebaiknya Anda menggunakan faktor yang dijelaskan oleh FTC di atas untuk menentukan siapa penonton Anda.

Berapa usia anak yang dimaksud? Di Amerika Serikat, "anak-anak" didefinisikan sebagai setiap orang yang berusia kurang dari 13 tahun. Namun, ketentuan usia anak-anak bisa jadi lebih tinggi di negara lain, jadi pertimbangkan faktor yang dijelaskan di atas sebagaimana wajarnya, sesuai dengan definisi usia anak-anak dalam hukum yang berlaku di negara Anda, dan konsultasikanlah kepada penasihat hukum jika Anda memiliki pertanyaan lain.

Bagaimana jika konten saya dapat ditonton oleh khalayak penonton secara luas,  tapi bukan anak-anak khususnya?

Sebagai kreator, Andalah yang paling mengetahui konten Anda sendiri. Jika Anda menargetkan pada penonton anak-anak, kemungkinan video Anda dibuat untuk anak-anak. Jika tidak yakin tentang penonton Anda, lihat apa yang ditonjolkan dalam video Anda, apakah aktor, tokoh, aktivitas, game, lagu, atau cerita yang menarik bagi anak-anak? Jika demikian, video Anda mungkin ditargetkan untuk anak-anak. Kuncinya adalah menyeimbangkan semua faktor yang telah disebutkan dalam COPPA yang berlaku untuk analisis ini. Misalnya, fakta bahwa seorang anak muncul dalam suatu video tidak selalu berarti bahwa video tersebut dibuat untuk anak-anak. Anda harus melihat semua atribut lain dalam video, seperti penonton yang ditargetkan, apakah video menggunakan bahasa yang ditujukan untuk dimengerti oleh anak-anak, dan materi pokok video (video kedokteran berbeda dari video bermain). Untuk informasi lebih lanjut tentang apakah konten ditujukan untuk anak-anak, lihat pedoman FTC. Anda sebaiknya juga berkonsultasi dengan pengacara Anda jika tidak yakin apakah konten Anda dapat dikategorikan sebagai dibuat untuk anak-anak.
Selain itu, kreator di luar Amerika Serikat harus mempertimbangkan kewajiban lain yang mungkin terdapat menurut hukum yang berlaku ketika menilai apakah suatu konten dibuat untuk anak-anak. Perhatikan bahwa meskipun di Amerika Serikat anak-anak didefinisikan sebagai orang yang berusia di bawah 13 tahun, penetapan usia untuk anak-anak bisa berbeda-beda di setiap negara. Jadi pertimbangkan berbagai faktor yang disebutkan di atas sesuai definisi anak menurut hukum yang relevan, dan konsultasikan ke penasihat hukum bila ada pertanyaan lain. 
Catatan: Sebagai kreator, Anda adalah orang yang paling memahami video dan penonton Anda. Selain itu, Anda memiliki tanggung jawab hukum untuk mematuhi COPPA dan/atau undang-undang lainnya yang berlaku dan mengelompokkan konten Anda secara akurat. Jika Anda tidak  mengategorikan konten Anda dengan benar, kemungkinan akan ada konsekuensinya di YouTube. Selain itu, mungkin ada konsekuensi hukum berdasarkan Children’s Online Privacy Protection Act (COPPA) atau hukum setempat lainnya yang berlaku. 
Apakah ini membantu?
Bagaimana cara meningkatkannya?