Menambahkan properti situs web

Berikut cara menambahkan situs ke akun Search Console.

Untuk menambahkan situs:

  1. Klik drop-down pemilih properti di halaman Search Console apa pun.
  2. Pilih + Tambahkan properti pada drop-down lalu ketik URL situs atau subsitus untuk dibuat sebagai properti Search Console. Tentukan URL properti persis seperti yang ada di bar browser, termasuk tanda / di bagian akhirnya. Lihat URL apa yang seharusnya saya gunakan? di bawah untuk detail selengkapnya. Perhatikan bahwa Anda harus dapat membuktikan bahwa Anda adalah pemilik situs atau bagian situs tersebut.
  3. Di jendela pop-up verifikasi, pilih metode verifikasi untuk membuktikan bahwa Anda adalah pemilik situs lalu ikuti petunjuk verifikasi di halaman. Situs yang dihosting oleh Google (seperti Blogger atau halaman Sites) akan terverifikasi secara otomatis. Pelajari verifikasi lebih lanjut.
  4. Jika situs Anda mendukung banyak protokol (http:// and https://), Anda harus menambahkan protokol masing-masing sebagai situs terpisah. Sama halnya jika Anda mendukung banyak domain (misalnya example.com, m.example.com, dan www.example.com), Anda harus menambahkan domain masing-masing sebagai situs terpisah. Langkah tambahan:

Sebaiknya Anda membuat properti Search Console yang terpisah untuk setiap domain atau folder yang ingin dilacak secara terpisah, serta URL paling umum yang berisi semuanya.

Contoh

Misalnya, jika memiliki situs perjalanan dengan subfolder tertentu yang mencakup Irlandia, Prancis, dan Spanyol, Anda dapat menambahkan situs berikut ke akun Search Console:

  • http://www.example.com/
  • http://www.example.com/france/
  • http://www.example.com/ireland/
  • http://www.example.com/spain/

URL apa yang seharusnya saya gunakan?

Masukkan URL persis seperti domain, subdomain, atau cabang jalur yang Anda inginkan datanya. URL menentukan data yang disertakan dalam properti:

URL Deskripsi
http://example.com/
  • Jika Anda menggunakan verifikasi domain: Merekam data untuk example.com plus subdomain apa pun (misalnya, m.example.com dan www.example.com)
  • Jika Anda menggunakan metode apa pun kecuali verifikasi domain: Merekam data untuk versi http seluruh situs dan semua subjalur. Tidak menyertakan subdomain seperti www.example.com.

Untuk semua metode, hanya mencatat data http. Jika menginginkan data https, Anda harus membuat properti https yang terpisah.

https://example.com/ Merekam data hanya untuk versi https situs Anda. Tidak menyertakan versi http situs; untuk merekam data http, Anda harus membuat http properti terpisah.
http://example.com/foo/ Merekam data hanya untuk subjalur /foo/ dari www.example.com. Jika Anda membuat properti untuk www.example.com dan www.example.com/foo/, induknya akan menyertakan data untuk subjalur /foo/ serta subjalur yang lain.
http://m.example.com/ Merekam data hanya untuk domain m.example.com plus semua subjalur

Dukungan untuk karakter non-latin

Search Console mendukung Nama Domain Internasionalisasi dalam Aplikasi/Internationalizing Domain Names in Applications (IDNA) sebagai URL situs. Cukup ketik nama domain seperti biasa dan nama domain tersebut akan muncul di Search Console dengan benar. Misalnya, jika Anda mengetik http://bücher.example.com/ di kotak Tambahkan properti, alamat tersebut akan muncul dengan benar.

Kapan pengumpulan data dimulai?

Pengumpulan data untuk properti akan segera dimulai setelah properti ditambahkan di akun Search Console, bahkan sebelum properti diverifikasi. Pengumpulan data akan terus berlangsung selama pengguna memiliki properti tersebut di akun mereka, baik memiliki pemilik terverifikasi atau tidak. Akan tetapi, data hanya akan disimpan dalam jangka waktu tertentu sebelum dihapus.

Apakah artikel ini membantu?
Bagaimana cara meningkatkannya?