Selama musim panas, jika sistem HVAC Anda rusak, sistem tersebut dapat berhenti mengalirkan daya listrik ke termostat Google Nest Anda. Jika hal ini terjadi, termostat Anda akan menampilkan error daya E3, E4, E23, E24, E73, E74, atau E195. Jika masalah ini terus berlanjut, baterai termostat akan habis dan koneksi termostat mungkin akan terputus dari internet atau mati.
Penting: Jika Anda mendapatkan salah satu kode ini pada musim panas, Anda mungkin perlu menghubungi teknisi HVAC profesional
Jika termostat Anda berfungsi tanpa masalah sebelum musim panas, berikut beberapa hal yang perlu diperiksa:
- Pastikan pemutus arus dalam posisi menyala. Jika baru saja ada pekerjaan konstruksi atau pemeliharaan di rumah Anda, pemutus arus mungkin masih dalam keadaan mati.
- Unit AC lebih sering mengalami kerusakan selama bulan-bulan musim panas yang terik. Sebaiknya minta teknisi HVAC profesional untuk memeriksa sistem Anda dan melakukan pemeliharaan rutin.
Pemecahan masalah
Yang harus dilakukan jika termostat tidak menyala
Hal ini dapat terjadi jika termostat Nest Anda tidak mendapatkan daya listrik dalam waktu cukup lama sehingga baterainya habis atau jika Anda baru saja memasangnya dan tidak ada aliran listrik pada kabel termostat sehingga perangkat tidak dapat menyala.
- Lepaskan termostat dari dudukannya dengan memegang cincin termostat dengan hati-hati dan menariknya ke arah Anda, menjauh dari dinding. Layar termostat akan langsung terlepas dari dudukannya.
- Isi daya termostat Anda menggunakan kabel USB minimal selama 10 menit. Termostat Nest versi terbaru menggunakan konektor micro USB, jenis pengisi daya yang sama seperti yang digunakan pada banyak ponsel, kamera, dan perangkat elektronik lainnya.
- Setelah daya termostat terisi, pasang kembali layar ke dudukannya. Hal ini akan memberi termostat daya yang cukup untuk menyala dan menampilkan pesan yang dapat membantu Anda memecahkan masalah.
Meskipun termostat belum berhasil menyala, sebaiknya Anda tetap melanjutkan langkah-langkah pemecahan masalah di bawah.
1. Periksa jaringan kabel termostat Anda
Penting: Matikan daya listrik ke sistem HVAC Anda di pemutus arus dan lepaskan layar termostat. Sistem HVAC Anda mungkin memiliki beberapa pemutus arus, jadi pastikan untuk mematikan semuanya sebelum melanjutkan.
Periksa setiap kabel yang dipasang di dudukan termostat.
- Lepaskan salah satu kabel dan periksa kondisinya.
- Pastikan kabel tersebut lurus dengan setidaknya 1 cm tembaga yang terbuka.
- Pastikan kabel bersih, tidak berkarat, dan tidak tertutup cat.
- Masukkan kembali kabel sepenuhnya ke dalam konektor Nest dan pastikan tombol konektor tetap tertekan ke bawah.
- Ulangi langkah ini untuk semua kabel.
- Nyalakan kembali daya listrik dan uji sistem pendingin Anda. Jika Anda masih mengalami masalah, baca informasi di bawah untuk memeriksa bak penampung tetesan air dan sekring HVAC.
2. Periksa filter udara
SSangat penting bagi sistem Anda memiliki aliran udara yang baik agar dapat berfungsi dengan optimal. Filter udara yang tersumbat pada musim panas dapat membatasi jumlah udara yang mengalir melalui kumparan pendingin. Jika kondisi ini terus berlanjut, kumparan pendingin Anda dapat membeku dan menyebabkan sistem mati.
1. Temukan filter udara sistem Anda.
Filter ini biasanya terletak di belakang kisi-kisi di lorong. Periksa di sepanjang dinding dan langit-langit. Filter udara juga dapat berada di dalam tungku pemanas di dekat kipas.
Penting: Jika filter udara berada di tungku pemanas, pastikan untuk mematikan daya listrik melalui pemutus arus sebelum mengganti filter.
Jika Anda memerlukan bantuan lebih lanjut untuk menemukan filter udara, periksa panduan pengguna sistem Anda atau hubungi teknisi profesional.
2. Jika filter kotor atau tersumbat, ganti dengan filter baru.
Jika masalah disebabkan oleh kumparan pendingin yang membeku, Anda mungkin perlu menunggu beberapa saat hingga sistem mencair sebelum dapat menggunakannya lagi.
Penting: Langkah-langkah berikut adalah langkah-langkah pemecahan masalah lanjutan. Sistem pemanas dan pendingin Anda menggunakan voltase tinggi yang dapat membahayakan keselamatan. Pastikan untuk mematikan daya sistem pemanas dan pendingin Anda sepenuhnya. Hubungi teknisi profesional setempat jika Anda memerlukan bantuan.
3. Periksa bak penampung tetesan air atau selang pembuangan
AC dan pompa kalor berfungsi untuk mendinginkan udara di rumah Anda. Seperti segelas air es, tetesan air akan mengembun di kumparan dingin AC atau pompa kalor dan menetes. Biasanya, air ini menetes dari kumparan ke bak penampung dan mengalir melalui selang ke luar rumah atau ke saluran pembuangan.
Jika bak penampung tetesan air atau selang pembuangan tersumbat dan air mulai meluap, AC atau pompa kalor dapat mati sendiri untuk mencegah luapan air. Jika hal ini terjadi, sistem Anda akan berhenti mengalirkan daya listrik ke termostat Nest. Salah satu kode berikut mungkin muncul di termostat Anda:
- E3
- E4
- E23
- E24
- E73
- E74
- E195
1. Matikan daya utama ke sistem HVAC Anda melalui pemutus arus.
Sistem HVAC Anda dapat memiliki beberapa pemutus arus, jadi pastikan untuk mematikan semuanya sebelum melanjutkan. Setelah daya listrik ke seluruh HVAC dimatikan, periksa tungku pemanas dan kipas Anda. Pastikan tidak ada lampu yang menyala yang menandakan sistem Anda masih mendapat aliran listrik.
Jika lampu masih menyala di tungku pemanas atau kipas, sistem Anda mungkin masih memiliki daya listrik. Matikan daya utama di rumah Anda melalui pemutus arus.
2. Cari kumparan pendingin untuk membantu menemukan bak penampung tetesan air.
Kumparan pendingin terkadang terlihat seperti piramida yang terletak di atas tungku pemanas. Biasanya, Anda dapat menemukan bak penampung di bawahnya. Beberapa bak penampung dapat berada di samping tungku pemanas atau di lantai.
Lihat panduan produsen atau telusuri secara online untuk mengetahui informasi selengkapnya tentang cara menemukan bak penampung tetesan air dan selang pembuangan.
Catatan: Jika kumparan pendingin berada di belakang panel yang disegel dengan pita logam atau bahan penyegel, Anda sebaiknya tidak melepas panel ini sendiri karena sistem mungkin tidak berfungsi dengan baik tanpa segel tersebut.
3. Cari selang pembuangan.
Bak penampung tetesan air terhubung ke satu atau beberapa selang pembuangan. Saluran ini biasanya berupa selang plastik yang mengalirkan air dari unit AC ke saluran pembuangan atau ke luar rumah. Biasanya, selang ini dapat ditemukan di bagian samping tungku pemanas.
4. Periksa apakah ada air di bak penampung atau apakah selang pembuangan tersumbat.
Beberapa sistem AC memiliki katup pengaman yang dipasang di selang pembuangan, yang terkadang disebut sakelar pelampung atau sakelar pembuangan. Katup ini biasanya terhubung ke tungku pemanas Anda dengan kabel tipis. Sakelar pelampungnya biasanya dapat dilepas untuk memeriksa apakah ada air di selang pembuangan.
Jika Anda menemukan air di bak penampung atau di selang pembuangan, sistem Anda mungkin mengalami penyumbatan. Periksa juga adanya tanda-tanda kerusakan akibat air atau karat yang mungkin menunjukkan lokasi tempat air pernah merembes sebelumnya.
Lihat panduan pengguna untuk sistem HVAC Anda atau telusuri secara online untuk mempelajari cara membersihkan saluran pembuangan yang tersumbat atau hubungi teknisi profesional setempat di area Anda.
4. Periksa sekring HVAC
Jika AC atau pompa kalor Anda bekerja lebih keras dari biasanya saat cuaca panas di luar karena filter yang tersumbat atau karena usia perangkat yang sudah tua, sekring lebih berisiko putus.
Jika sekring putus, sistem Anda mungkin berhenti mengalirkan daya listrik ke Nest Thermostat dan menyebabkan salah satu kode berikut muncul di termostat:
- E3
- E4
- E23
- E24
- E73
- E74
1. Matikan daya utama ke sistem HVAC Anda melalui pemutus arus.
Sistem HVAC Anda dapat memiliki beberapa pemutus arus, jadi pastikan untuk mematikan semuanya sebelum melanjutkan. Setelah daya listrik ke seluruh HVAC dimatikan, periksa tungku pemanas dan kipas Anda. Pastikan tidak ada lampu yang menyala yang menandakan sistem Anda masih mendapat aliran listrik.
Jika lampu masih menyala di tungku pemanas atau kipas, sistem Anda mungkin masih memiliki daya listrik. Matikan daya utama di rumah Anda melalui pemutus arus.
2. Cari sekring sistem Anda.
Sekring untuk sistem HVAC biasanya terletak di board kontrol tungku pemanas. Jika Anda memerlukan bantuan untuk menemukan board kontrol, lihat panduan pemilik.
Setiap jenis sistem dapat memiliki sekring yang berbeda. Anda mungkin menemukan sekring berbentuk U kecil yang berlabel “3” dan berwarna merah muda atau ungu. Anda mungkin juga menemukan sekring melengkung.
3. Lepaskan sekring dan periksa apakah ada kerusakan.
Jika sekring terlihat menghitam dan berubah warna, atau filamen kawat kecil di dalamnya putus, sebaiknya ganti sekring tersebut.
Untuk mempelajari lebih lanjut cara mengganti sekring, lihat panduan penggunaan untuk sistem HVAC Anda atau hubungi teknisi profesional setempat.
Pastikan untuk memasang kembali panel yang perlu dilepas di tungku pemanas karena tungku pemanas Anda mungkin tidak akan menyala jika panel tidak dipasang dengan benar.
Masalah lain terkait AC atau pompa kalor
Jika Anda telah melepas panel di AC atau tungku pemanas, pastikan untuk memasangnya kembali. Jangan lupa untuk menyalakan kembali daya listrik melalui pemutus arus. Tungku pemanas Anda tidak akan berfungsi jika panel ini tidak ada atau tidak terpasang dengan rapat.
Jika Anda sudah memeriksa bak penampung tetesan air, sekring, filter udara, dan jaringan kabel ke termostat, tetapi tidak menemukan sumber masalahnya, sebaiknya hubungi teknisi profesional setempat. Mereka dapat membantu menemukan penyebab masalahnya.