Memverifikasi gambar, video, dan audio buatan AI

Untuk membantu mengidentifikasi gambar, video, dan audio yang dibuat atau diedit oleh model AI, Anda dapat menggunakan alat verifikasi yang tersedia dalam Aplikasi Gemini bagi pengguna sudah yang login.

Ada dua teknologi yang digunakan untuk memeriksa konten buatan AI di Aplikasi Gemini:

  • SynthID:  Menggunakan watermark tidak terlihat untuk menentukan apakah gambar, video, dan audio dibuat atau diedit secara khusus oleh model AI Google.
  • Kredensial Konten: Teknologi yang berfungsi layaknya paspor digital untuk mendokumentasikan asal-usul serta histori konten digital, dan digunakan untuk konten AI maupun non-AI.

Yang Anda perlukan

Untuk menggunakan verifikasi AI, Anda memerlukan:

  • Akun pribadi atau akun Workspace yang memenuhi syarat
  • Aplikasi Gemini versi terbaru jika Anda menggunakan aplikasi tersebut untuk memverifikasi konten.
  • Login ke Aplikasi Gemini.  Pelajari cara login ke Aplikasi Gemini.

Mengupload konten Anda untuk verifikasi

Penting:  

  • Anda hanya boleh memilih satu file gambar, video, atau audio untuk diverifikasi dalam satu waktu, dan ukuran file-nya tidak boleh lebih dari 100 MB.
  • Durasi setiap video harus kurang dari 90 detik, dan durasi setiap file audio harus kurang dari 1 jam
  • Jika Anda mengambil screenshot gambar untuk diverifikasi, pastikan Anda memangkas dan memperbesar gambar tersebut untuk mendapatkan akurasi yang maksimum, dan jangan mengupload kolase beberapa gambar yang berbeda.  
  1. Di perangkat seluler Anda, buka https://gemini.google.com atau buka aplikasi Gemini .
  2. Ketuk Tambahkan file 
    • Untuk mengupload file yang didukung dari perangkat Anda: geser ikon, lalu ketuk File
    • Untuk mengupload file yang didukung dari Galeri foto: ketuk Foto 
    • Untuk menambahkan file yang didukung dari Google Drive Anda: geser ikon, lalu ketuk Drive

      Tips: Untuk menambahkan file dari Drive Anda, aktifkan Simpan Aktivitas dan hubungkan Google Workspace ke Aplikasi Gemini. Jika tidak terhubung, Anda akan mendapatkan opsi untuk menghubungkannya. Pelajari Aplikasi Gemini dan data Google Workspace Anda.
  3. Ajukan pertanyaan verifikasi seperti:
    • "Apakah gambar/video/audio ini dibuat atau diedit oleh AI Google?"
    • "Apakah ini buatan AI?"
    • "Apakah ini video asli?"
 

Tentang hasil verifikasi

Penting:

  • Meskipun perusahaan lain telah mulai menerapkan watermark SynthID, saat ini Gemini hanya dapat mengenali konten yang dibuat oleh alat AI Google.
  • Kredensial Konten dapat membantu memberikan info tentang asal-usul dan histori konten serta apakah alat AI digunakan untuk membuat atau mengeditnya.

Setelah proses verifikasi selesai, Gemini akan memberikan respons berdasarkan hasil verifikasi.  

Untuk SynthID

  • Jika watermark SynthID terdeteksi, artinya seluruh atau sebagian gambar atau video merupakan buatan atau hasil edit model AI Google.
  • Jika watermark SynthID tidak terdeteksi, artinya gambar atau video tersebut bukan buatan atau hasil edit AI Google, tetapi mungkin saja buatan sistem AI lain.
  • Terkadang, tidak jelas apakah suatu gambar atau video merupakan buatan atau hasil edit AI Google. Beberapa alasan umumnya adalah:
    • "Detail tidak cukup untuk diberi watermark" (misalnya, konten yang sangat sederhana atau abstrak).
    • "Mungkin pengeditannya terlalu sedikit" (perubahan kecil mungkin tidak memiliki watermark yang terdeteksi).

Untuk file video, Gemini akan menyatakan bagian video mana yang terdeteksi memiliki watermark SynthID. Hal ini tidak berarti watermark terdeteksi di semua bagian video.

Untuk Kredensial Konten

Jika konten berisi Kredensial Konten, Anda dapat melihat ringkasan:

  • Komposisi media.
  • Histori Pengeditan.
  • Apakah AI digunakan atau tidak.

Cara lain untuk mengidentifikasi konten buatan AI

Fitur Verifikasi konten di aplikasi Gemini dapat membantu, tetapi Anda juga dapat menggunakan metode lain untuk mengidentifikasi konten yang mungkin buatan AI:

  • Cari artefak visual: Periksa gambar dan video untuk menemukan inkonsistensi atau kesalahan yang umum terjadi di konten buatan AI. Di antaranya:
    • Teks yang tidak konsisten atau berantakan dalam gambar atau video.
    • Kesalahan pada detail kecil, seperti tangan, gigi, atau elemen latar belakang.
    • Bayangan dan pencahayaan yang tidak konsisten.
    • Pola berulang yang tampak tidak alami.
  • Penelusuran balik gambar: Gunakan alat penelusuran balik gambar (misalnya, Google Gambar) untuk menemukan sumber asli atau gambar serupa. Hal ini dapat membantu Anda mengetahui apakah suatu konten memiliki asal yang telah diketahui atau apakah konten tersebut baru dan bukan buatan atau hasil modifikasi AI.
  • Analisis metadata: Jika Anda memiliki akses ke file asli (bukan screenshot), Anda dapat memeriksa informasi yang disematkan. Untuk foto, informasi ini dapat mencakup data EXIF dengan model, tanggal, dan setelan kamera.
  • Jejak software pengeditan: Metadata terkadang dapat menunjukkan apakah software pengeditan profesional digunakan.

Pertanyaan umum tentang SynthID

Apa itu SynthID?
SynthID adalah alat yang menyematkan watermark digital langsung ke dalam konten yang dibuat oleh model AI Google. Saat ini, SynthID dapat digunakan untuk memverifikasi apakah file gambar, video, atau audio dibuat atau diedit oleh alat AI Google. Pelajari lebih lanjut SynthID.
Mengapa Google membuat SynthID?
Teknologi AI generatif berkembang pesat, dan konten buatan AI menjadi semakin sulit dibedakan dari konten yang bukan buatan atau hasil edit AI. Jadi, kemampuan untuk mengidentifikasi kapan konten dibuat oleh AI akan membantu meningkatkan transparansi.
Apakah SynthID masih dapat digunakan jika file buatan AI yang asli diubah?
Ya.  Watermark digital biasanya akan tetap ada meskipun gambar, video, atau audio diubah ukurannya, diganti warnanya, dikompresi, atau dimodifikasi dengan cara lain. Namun, masih ada kemungkinan bahwa watermark tidak akan terdeteksi setelah dilakukan banyak perubahan.
Apa perbedaan antara watermark digital dan metadata yang ditambahkan ke konten buatan AI?
Watermark disematkan langsung ke dalam konten dan digunakan untuk tujuan verifikasi. Watermark digital tidak terlihat oleh pengguna. Metadata memungkinkan kreator menambahkan konteks ekstra ke file asli untuk memberikan informasi lebih lengkap tentang kontennya. Watermark dan metadata digunakan untuk meningkatkan transparansi terkait konten buatan AI. 
Apakah ada batasan jumlah pemeriksaan per hari?
Ada kuota penggunaan harian, yaitu sekitar 10 pemeriksaan gambar, 10 pemeriksaan video (total 5 menit), dan 3 jam audio. Jika Anda mencapai batas ini, Aplikasi Gemini akan memberi tahu Anda.

Pertanyaan umum tentang Kredensial Konten

Apa itu Kredensial Konten?
Kredensial Konten adalah teknologi yang menyediakan histori dan transparansi media, termasuk apakah AI terlibat dalam pembuatan konten. Teknologi ini adalah standar industri yang dikembangkan oleh Coalition for Content Provenance and Authenticity (C2PA), dan didukung oleh banyak produk dari berbagai perusahaan.
Bagaimana Kredensial Konten membantu saya mengambil keputusan yang tepat?

Fungsi Kredensial Konten

  • Menyediakan detail tentang asal-usul dan histori konten melalui standar yang digunakan di berbagai perangkat dan aplikasi dari berbagai perusahaan.
  • Menyediakan informasi dari produsen aplikasi atau perangkat tentang alat AI atau non-AI yang digunakan untuk membuat atau mengedit file gambar, video, atau audio.

Fungsi yang tidak dicakup oleh Kredensial Konten

  • Memberi tahu Anda apakah file gambar, video, atau audio pasti buatan AI, tetapi Anda dapat menggunakan informasi asal-usul dan histori beserta konten itu sendiri untuk mengambil keputusan yang tepat.
Bagaimana cara kerja info Kredensial Konten di Aplikasi Gemini?
Penting: Verifikasi Kredensial Konten tersedia untuk file gambar, video, atau audio dari perangkat dan aplikasi yang mendukung versi format Kredensial Konten yang kompatibel.
Jika tersedia, Kredensial Konten akan:
  • Menampilkan perusahaan yang memberikan dan menandatangani informasi secara kriptografis. Misalnya, “Info oleh Google LLC” menunjukkan bahwa Google yang memberikan informasi tersebut.
    • Mungkin ada lebih dari satu perusahaan yang tercantum dalam hasilnya. 
Apa maksud dari error Kredensial Konten ini?
Jika Aplikasi Gemini mencoba memverifikasi Kredensial Konten tetapi terjadi masalah, Aplikasi Gemini dapat menampilkan pesan yang menyatakan bahwa Kredensial tidak valid. Hal ini dapat disebabkan oleh error umum berikut:
  • Dimodifikasi secara tidak benar: Kredensial Konten dibuat berdasarkan histori yang dikelola dan ditandatangani oleh setiap editor file. Jika histori media diutak-atik atau dimodifikasi tanpa pembaruan data C2PA yang sesuai, error akan terjadi.
  • Tidak kompatibel atau tidak didukung: Aplikasi Gemini mendukung Kredensial Konten versi 2.2 dan yang lebih baru, dari produk di Daftar Produk yang Sesuai dengan C2PA. Kredensial dari produk di luar daftar tersebut mungkin tidak dianggap valid atau tepercaya. Selain itu, beberapa aplikasi Kredensial Konten pihak ketiga menyimpan metadata dari jarak jauh, yang terpisah dari file gambar, video, atau audio; Aplikasi Gemini tidak mendukung metadata jarak jauh.
  • Tidak dikenali: File mungkin berisi Kredensial Konten yang salah format jika aplikasi yang membuat file mengalami bug. Terkadang, Aplikasi Gemini dapat mendeteksi Kredensial tetapi tidak dapat menafsirkannya.

Referensi terkait

Telusuri
Hapus penelusuran
Tutup penelusuran
Aplikasi Google
Menu utama
16475555951944012314
true
Pusat Bantuan Penelusuran
false
true
true
true
true
true
5295044
false
false
false
false
false