Cara Google menegakkan Kebijakan Penggunaan Terlarang untuk AI Generatif
Model AI generatif dapat membantu Anda bereksplorasi, belajar, dan berkreasi. Kami berharap Anda berinteraksi dengannya secara aman, bertanggung jawab, dan patuh hukum. Namun, ada beberapa batasan yang berlaku untuk interaksi Anda dengan AI generatif di produk dan layanan Google. Batasan ini ditetapkan dalam Kebijakan Penggunaan Terlarang untuk AI Generatif.
Pelajari lebih lanjut batasan-batasan ini dan Persyaratan Layanan khusus kami.
Cara Google mengidentifikasi potensi pelanggaran Kebijakan Penggunaan Terlarang untuk AI Generatif
Kami menggunakan kombinasi sistem otomatis dan peninjauan manual untuk mendeteksi aktivitas dan perilaku yang menunjukkan kemungkinan penyalahgunaan produk AI Generatif kami, misalnya:
- Berupaya membuat konten untuk terlibat dalam aktivitas berbahaya atau ilegal, atau yang melanggar hukum atau peraturan yang berlaku.
- Membahayakan keamanan layanan Google, termasuk upaya untuk mengakali perlindungan keamanan (misalnya, injeksi perintah).
- Berupaya membuat konten yang melanggar privasi, termasuk menggunakan gambar seseorang tanpa izinnya dan penggambaran adegan intim non-konsensual.
- Menggunakan konten yang dihasilkan untuk melakukan penipuan, scam, atau tindakan menyesatkan lainnya.
- Berupaya membuat konten yang terkait dengan eksploitasi atau pelecehan seksual terhadap anak-anak.
Jika pelanggaran Kebijakan Penggunaan Terlarang terkonfirmasi
Jika kami mengonfirmasi bahwa Anda telah melanggar Kebijakan Penggunaan Terlarang untuk AI Generatif atau Persyaratan Layanan khusus kami lainnya, Anda akan menerima pemberitahuan di dalam produk dan/atau melalui email. Pelanggaran berulang terhadap Kebijakan Penggunaan Terlarang dapat menyebabkan pembatasan penggunaan produk AI Generatif dan/atau Akun Google Anda.
Proses Pengajuan Banding
Jika akun Anda dibatasi karena melanggar Kebijakan Penggunaan Terlarang untuk AI Generatif, tetapi Anda merasa tindakan ini mungkin keliru, Anda dapat mengajukan banding atas pembatasan tersebut dengan mengirimkan banding menggunakan link dari pemberitahuan atau email tentang pembatasan.