Anonimisasi IP (atau penyamaran IP) di Google Analytics

Penjelasan teknis tentang cara Analytics menganonimkan alamat IP

Selayang pandang

Ketika pelanggan Analytics meminta anonimisasi alamat IP, Analytics akan menganonimkan alamat tersebut segera setelah dapat dilakukan secara teknis. Fitur anonimisasi IP di Analytics menetapkan octet terakhir alamat IP pengguna IPv4 dan 80 bit terakhir alamat IPv6 menjadi nol di memori sesaat setelah dikirim ke Google Analytics. Alamat IP lengkap tidak pernah ditulis ke disk dalam kasus ini.

Dimensi geografis kemudian didapatkan dari alamat IP yang dianonimkan.

Saat Anda membuat properti, anonimisasi alamat IP diterapkan sebagai berikut:

Catatan: Untuk properti Google Analytics 4, anonimisasi IP diaktifkan secara default. Konten yang disediakan di bawah ini menjelaskan proses anonimisasi IP untuk tag Google Analytics lama.

Tinjauan mendalam

Analytics menyediakan fitur anonymize_ip (gtag('config', '<GA_MEASUREMENT_ID>', { 'anonymize_ip': true }) di library gtag.js) untuk memungkinkan pemilik situs meminta agar semua alamat IP pengguna mereka dianonimkan di produk. Fitur ini dirancang untuk membantu pemilik situs mematuhi kebijakan privasi mereka sendiri atau, di beberapa negara, rekomendasi dari otoritas perlindungan data lokal, yang mungkin mencegah penyimpanan informasi alamat IP lengkap. Anonimisasi/penyamaran IP berlangsung begitu data diterima oleh Google Analytics, sebelum penyimpanan atau pemrosesan berlangsung.

Proses anonimisasi IP di Analytics berlangsung dalam dua langkah di saluran pengumpulan: Tag JavaScript dan Jaringan Pengumpulan. Langkah-langkah ini dijelaskan di bawah.

Tag JavaScript Analytics

Saat browser web yang mendukung JavaScript memuat halaman dengan tag Analytics, browser tersebut melakukan dua hal secara asinkron: Browser memuat dan memproses antrean fungsi Analytics, dan meminta JavaScript Analytics. Antrean fungsi adalah array JavaScript tempat berbagai fungsi konfigurasi dan pengumpulan Analytics dikirim. Fungsi tersebut, yang ditetapkan oleh pemilik situs saat menerapkan Analytics, dapat mencakup fungsi seperti menentukan nomor akun Analytics dan benar-benar mengirimkan data kunjungan halaman ke Google Analytics untuk diproses.

Saat JavaScript Analytics menjalankan fungsi dari antrean fungsi yang memicu data untuk dikirim ke Google Analytics (fungsi ini biasanya adalah gtag('config', '<GA_MEASUREMENT_ID>' di library gtag.js), fungsi ini mengirim data sebagai parameter URL yang disertakan ke permintaan HTTP untuk http://www.google-analytics.com/collect. Jika fungsi anonimisasi telah dipanggil sebelum fungsi pelacakan halaman, parameter tambahan ditambahkan ke permintaan piksel. Parameter anonimisasi IP terlihat seperti ini:

&aip=1

Jaringan Pengumpulan Analytics

Jaringan Pengumpulan Analytics adalah kumpulan server yang menyediakan dua layanan utama: penayangan gtag.js (JavaScript Analytics) pengumpulan data yang dikirim melalui permintaan untuk /collect.

Jika permintaan untuk gtag.js tiba, permintaan ini menyertakan informasi tambahan di header permintaan HTTP (yaitu, jenis browser yang digunakan) dan header TCP/IP (yaitu, alamat IP pembuat permintaan).

Begitu permintaan tiba, permintaan ini disimpan di memori untuk anonimisasi. Jika parameter &aip=1 ditemukan di URL permintaan, berarti octet terakhir alamat IP pengguna ditetapkan menjadi nol saat masih di memori. Misalnya, alamat IP 12.214.31.144 akan diubah menjadi 12.214.31.0. (Jika alamat IP adalah alamat IPv6, 80 bit terakhir dari 128 bit ditetapkan menjadi nol.) Hanya setelah proses anonimisasi ini, permintaan akan ditulis ke disk untuk diproses. Jika metode anonimisasi IP tersebut digunakan, alamat IP lengkap tidak akan pernah ditulis ke disk karena semua anonimisasi terjadi di memori hampir seketika setelah permintaan diterima.

Apakah ini membantu?
Bagaimana cara meningkatkannya?