Google Analytics mendukung ekspresi reguler, yang juga dikenal sebagai “regex”, sehingga Anda dapat membuat definisi yang lebih fleksibel untuk berbagai hal seperti filter data, peristiwa utama, segmen, audiens, grup konten, dan grup saluran khusus.
Dalam konteks Google Analytics, ekspresi reguler adalah urutan karakter tertentu yang secara luas atau sempit cocok dengan pola di data Analytics.
Misalnya, jika Anda ingin membuat filter tampilan untuk mengecualikan data situs yang dihasilkan oleh karyawan Anda sendiri, Anda dapat menggunakan ekspresi reguler untuk mengecualikan setiap data dari seluruh rentang alamat IP yang digunakan karyawan Anda. Misalnya alamat IP tersebut berada dalam rentang 198.51.100.1 - 198.51.100.25. Anda dapat membuat ekspresi reguler seperti 198\.51\.100\.\d* yang cocok dengan seluruh rentang alamat daripada memasukkan 25 alamat IP berbeda.
Atau jika Anda ingin membuat filter tampilan yang hanya menyertakan data kampanye dari dua kota berbeda, Anda dapat membuat ekspresi reguler seperti Jakarta|Bandung (Jakarta atau Bandung).
Karakter meta ekspresi reguler
Karakter pengganti
| . | Cocok dengan karakter tunggal apa pun (huruf, angka, atau simbol) | 1. cocok dengan 10, 1A 1.1 cocok dengan 111, 1A1 Contoh |
| ? | Cocok dengan karakter sebelumnya 0 atau 1 kali | 10? cocok dengan 1, 10 Contoh |
| + | Cocok dengan karakter sebelumnya 1 atau beberapa kali | 10+ cocok dengan 10, 100 Contoh |
| * | Cocok dengan karakter sebelumnya 0 atau beberapa kali | 1* cocok dengan 1, 10 Contoh |
| | | Membuat pencocokan OR Jangan gunakan di akhir ekspresi |
1|10 cocok dengan 1, 10 Contoh |
Penanda
| ^ | Cocok dengan karakter yang bersebelahan di awal string | ^10 cocok dengan 10, 100, 10x ^10 tidak cocok dengan 110, 110x Contoh |
| $ | Cocok dengan karakter yang bersebelahan di akhir string | 10$ cocok dengan 110, 1010 10$ tidak cocok dengan 100, 10x Contoh |
Grup
| ( ) | Cocok dengan karakter dalam tanda kurung dengan urutan yang sama persis di mana pun pada string Juga digunakan untuk menggabungkan ekspresi lainnya |
(10) cocok dengan 10, 101, 1011 ([0-9]|[a-z]) cocok dengan semua nomor atau huruf kecil Contoh |
| [ ] | Cocok dengan karakter dalam tanda kurung dengan urutan apa pun di mana pun pada string | [10] cocok dengan 012, 120, 210 Contoh |
| - | Membuat rentang karakter dalam tanda kurung untuk dicocokkan di posisi mana pun dalam string | [0-9] cocok dengan semua angka dari 0 sampai 9 Contoh |
Escape
| \ | Menunjukkan bahwa karakter yang bersebelahan harus ditafsirkan secara harfiah dan bukan sebagai karakter meta ekspresi reguler | \. menunjukkan bahwa titik yang bersebelahan harus ditafsirkan sebagai titik atau desimal, bukan karakter pengganti. 216\.239\.32\.34 cocok dengan 216.239.32.34 Contoh |
Tips
Menggunakan ekspresi sederhana
Membuat ekspresi reguler Anda tetap sederhana akan memudahkan pengguna lain untuk menafsirkan dan mengubahnya.
Mencocokkan karakter meta
Gunakan garis miring terbalik (\) untuk meng-escape karakter meta ekspresi reguler saat Anda memerlukan karakter tersebut untuk diinterpretasikan secara harfiah. Misalnya, jika Anda menggunakan titik sebagai pemisah desimal dalam alamat IP, escape karakter tersebut dengan garis miring terbalik (\.) sehingga titik tidak diinterpretasikan sebagai karakter pengganti.
Ekspresi reguler lengkap vs. ekspresi reguler parsial
Google Analytics mendukung ekspresi reguler lengkap secara default. Artinya, tanpa menambahkan karakter meta, ekspresi hanya menampilkan nilai yang sama persis. Untuk membuat ekspresi reguler parsial dan memfilter untuk menyertakan dimensi yang berisi nilai tertentu, Anda dapat menggunakan karakter meta seperti ".*".
Contoh
- Ekspresi reguler lengkap default: Kota yang cocok dengan ekspresi reguler "Tangerang" hanya akan menampilkan "Tangerang".
- Ekspresi reguler parsial: Kota yang cocok dengan ekspresi reguler ".*Tangerang.*" akan menampilkan "Tangerang" dan "Tangerang Selatan".