Hierarki akun, pengguna, properti, dan tampilan.

Anda menggunakan Analytics untuk mengumpulkan dan melaporkan informasi tentang lalu lintas pengunjung ke properti. Properti bisa berupa situs web, aplikasi seluler, blog--setiap laman atau layar yang menerima lalu lintas melalui web atau aplikasi seluler. Untuk mengumpulkan informasi tersebut dengan Analytics, Anda harus:

  1. Mendaftarkan akun Analytics.
  2. Menambahkan properti Anda ke akun.
  3. Menambahkan kode pelacakan Analytics ke properti.

Pelajari lebih lanjut menyiapkan akun dan properti, dan cara menerapkan kode pelacakan.

Artikel ini mengulas hubungan fungsional dan hierarki dari akun, properti, tampilan, dan pengguna.

Pertama, kita akan mempelajari bagaimana entitas tersebut dikaitkan dalam kerangka kerja Analytics.

Akun: Titik akses Analytics Anda dan tingkat teratas organisasi Anda.

Properti: Situs web, aplikasi seluler, blog, dll. Sebuah akun dapat berisi satu atau beberapa properti.

Tampilan: Titik akses Anda untuk laporan; tampilan data pengunjung yang telah ditetapkan dari properti. Anda memberi pengguna akses ke tampilan sehingga mereka dapat melihat laporan berdasarkan data tampilan itu. Properti dapat berisi satu atau beberapa tampilan.

Pengguna: Anda menambahkan pengguna ke akun. Anda dapat menetapkan empat izin yang berbeda kepada seorang pengguna (Kelola Pengguna, Edit, Kolaborasi, atau Baca & Analisis), dan Anda dapat menetapkan izin yang berbeda di tingkat akun, properti, dan tampilan properti. Izin mengatur tindakan yang dapat dilakukan oleh pengguna, dan apakah mereka memiliki akses ke laporan atau tidak.

akun

Anda membutuhkan setidaknya satu akun agar dapat memiliki akses ke Analytics, sehingga Anda dapat mengidentifikasikan properti yang ingin Anda lacak. Anda sepenuhnya bebas menentukan cara untuk mengelola hubungan antara akun dan properti. Anda dapat menggunakan hubungan satu dengan satu dari satu akun/satu properti, atau Anda dapat menggunakan hubungan satu dengan banyak dari satu akun/banyak properti. Anda dapat memiliki beberapa akun Analytics. Jika Anda belum memiliki akun, daftar di sini.

Properti

Dalam akun Analytics, Anda menambahkan properti yang ingin Anda gunakan untuk mengumpulkan data pengunjung. Saat Anda menambahkan properti ke akun, Analytics membuat kode pelacakan yang Anda gunakan untuk mengumpulkan data dari properti tersebut. Kode pelacakan berisi ID unik yang mengidentifikasikan data dari properti tersebut dan membuat kode pelacakan dapat diidentifikasi dengan mudah di laporan Anda. Analytics juga membuat satu tampilan yang tidak difilter untuk setiap properti yang Anda tambahkan.

Tampilan

Tampilan merupakan perspektif data yang ditentukan dari properti dan memberikan akses ke laporan untuk properti tersebut.

Misalnya, dalam properti, Anda mungkin memiliki:

  • Satu tampilan dari semua data untuk www.example.com
  • Satu tampilan dari hanya lalu lintas AdWords ke www.example.com
  • Satu tampilan dari hanya lalu lintas ke subdomain seperti www.sales.example.com

Anda menentukan tampilan dengan menerapkan filter.

Saat Anda menambahkan properti ke akun, Analytics membuat tampilan pertama untuk properti tersebut. Tampilan pertama itu tidak memiliki filter, sehingga menyertakan semua data untuk properti itu. Untuk memastikan bahwa Anda selalu memiliki akses ke seluruh data sebuah properti, jangan hapus tampilan pertama yang tidak difilter tersebut.

Anda dapat membuat tampilan tambahan dan menerapkan filter pada tampilan tersebut sehingga setiap tampilan menyertakan subkumpulan data tertentu yang Anda minati.

Saat Anda membuat tampilan, Anda selanjutnya dapat melaporkan data tertentu tersebut dari tanggal pembuatan tampilan hingga tanggal berikutnya. Misalnya, jika Anda membuat tampilan pada tanggal 1 Juni, Anda selanjutnya dapat melaporkan data dari tanggal 1 Juni dan setelahnya, namun tidak untuk data apa pun yang dikumpulkan sebelum tanggal 1 Juni.

Jika Anda harus melaporkan data mulai dari sebelum tanggal pembuatan tampilan, Anda dapat menggunakan tampilan pertama yang tidak difilter dan menggunakan rentang tanggal dan kontrol lainnya untuk memisahkan informasi tertentu. Namun, berhati-hatilah, jangan terapkan filter ke tampilan tersebut.

Jika Anda menghapus tampilan, perspektif tertentu data tersebut akan hilang. Selamanya. Jangan hapus tampilan jika Anda merasa mungkin ingin melaporkan perspektif tertentu data tersebut.

Untuk melihat laporan di Analytics, pilih tampilan terlebih dulu. Meskipun Analytics menyertakan kumpulan laporan default, hanya laporan yang terkait dengan data yang diidentifikasi untuk tampilan tersebut yang memiliki sembarang konten.

Users

Anda menambahkan pengguna ke akun Analytics. Anda dapat menambahkan pengguna tersebut pada tingkat akun, properti, atau tampilan, dan Anda dapat membatasi akses mereka di setiap tingkat. Saat Anda menambahkan pengguna, identifikasi orang tersebut menurut alamat email yang terdaftar di akun Google dan tetapkan izin yang sesuai. Bergantung pada izin yang Anda tetapkan, pengguna tersebut dapat mengelola pengguna lain, melakukan tugas-tugas administrasi seperti membuat tampilan dan filter tambahan, dan melihat data laporan.