Meningkatkan mutu iklan

Di AdWords, iklan yang berperforma terbaik biasanya adalah iklan yang menurut orang paling relevan. Bayangkan tentang cara Anda menelusuri dan menjelajahi web: Anda cenderung mengabaikan hal-hal yang tidak menarik dan berfokus pada hal-hal yang relevan dengan Anda. Jika Anda sangat menginginkan kue cokelat saat ini, Anda mungkin akan mengabaikan iklan tentang cookie browser.

Jika Anda tahu apa yang dicari oleh pelanggan, Anda dapat berfokus dalam membuat kampanye, kata kunci, iklan, dan halaman landing yang lebih relevan dengan mereka, membuat pelanggan lebih cenderung mengklik iklan Anda.

Berikut ini beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk membuat iklan lebih relevan dengan pelanggan.

1. Buat grup iklan yang sangat spesifik

Setiap grup iklan dalam kampanye harus berfokus pada 1 produk atau layanan sehingga iklan tampil lebih relevan kepada pelanggan. Pelanggan penyuka kue kering akan lebih cenderung mengklik iklan tentang kue kering dibanding iklan umum tentang makanan. Relevansi cenderung mengarah ke iklan yang bermutu lebih tinggi, dan mengkhususkan iklan adalah salah satu cara untuk menjadikan iklan lebih relevan.

Contoh

Jika toko kue Anda menjual beragam jenis kemasan kue kering, pertimbangkan tentang membuat grup iklan bagi setiap kemasan kue yang beragam tersebut, seperti 1 grup iklan untuk kemasan kue kering hari raya dan grup iklan lain untuk kemasan kue kering ulang tahun.

2. Pilih kata kunci dengan cermat

Sertakan kata kunci khusus yang terkait langsung dengan tema khusus grup iklan dan halaman landing. Menggunakan kata kunci yang terdiri atas 2 atau 3 kata sering kali lebih efektif daripada hanya 1 kata.

Contoh

Jika Anda menjual paket kue kering, beberapa kata kunci yang bisa Anda pertimbangkan adalah "parsel kue kering" atau "bingkisan kue kering". Kata kunci umum seperti "kue kering" atau "hadiah" mungkin kurang efektif karena terlalu umum.

Perlu bantuan untuk mendapat lebih banyak gagasan kata kunci? Coba gunakan Keyword Planner untuk membantu Anda mendapatkan kata kunci lainnya yang mungkin ingin Anda tambahkan ke daftar.

3. Sertakan kata kunci dalam teks iklan

Sertakan kata kunci dalam teks iklan Anda (terutama dalam judul iklan) untuk menunjukkan kepada orang-orang bahwa iklan Anda secara langsung relevan dengan penelusuran mereka. Saat orang-orang melihat istilah penelusuran mereka dalam teks iklan Anda, hal ini menunjukkan kepada mereka bahwa iklan Anda mungkin relevan dengan apa yang mereka telusuri.

Contoh

Jika Anda mencoba menjual parsel kue kering dan Anda memiliki kata kunci yang menyebutkan "parsel kue kering", teks iklan juga harus menyebutkan "parsel kue kering".

4. Buat iklan yang sederhana dan menarik

Apa yang membuat produk atau layanan Anda lebih menonjol dari pesaing? Soroti perbedaan yang penting ini dalam iklan Anda. Apakah Anda menawarkan ongkos kirim gratis? Apakah Anda mempunyai item tertentu yang sedang diobral? Pastikan bahwa Anda menguraikan semua fitur atau promosi unik yang Anda tawarkan.

5. Gunakan pesan ajakan (CTA) yang meyakinkan

Teks iklan Anda harus memiliki pesan ajakan yang meyakinkan. Pesan ajakan akan mendorong pengguna mengklik iklan dan membantu mereka memahami apa yang dapat mereka lakukan setelah menjangkau halaman landing Anda. Berikut ini beberapa contoh kata-kata pesan ajakan: Beli, Jual, Pesan, Jelajahi, Temukan, Daftar, Coba, Dapatkan Penawaran.

6. Coba beberapa iklan

Lakukan percobaan dengan berbagai frasa penawaran dan pesan ajakan untuk mengetahui yang paling efektif bagi sasaran iklan. Sistem kami merotasi iklan secara otomatis dalam grup iklan dan lebih sering menampilkan iklan yang performanya lebih baik. Seiring waktu, Anda mungkin melihat bahwa iklan tertentu akan berperforma lebih baik dibanding iklan lainnya, menunjukkan teks iklan mana yang lebih efektif.

7. Tinjau secara rutin performa kampanye Anda

Uji dan ubah kampanye untuk memperoleh hasil yang diinginkan. Tinjau performa iklan Anda untuk membantu menemukan cara terbaik dalam mencapai sasaran Anda. Setelah mengamati iklan selama beberapa waktu, Anda mungkin melihat perubahan pada rasio klik-tayang atau rasio konversi . Misalnya, jika Anda menemukan bahwa pelanggan tidak menanggapi pesan ajakan tertentu dalam teks iklan, hapus iklan itu, lalu coba yang lain. Intinya adalah bereksperimen!

Apakah artikel ini membantu?
Bagaimana cara meningkatkannya?